Karakteristik Tata Ruang dan Pola Perilaku Pedagang Pasar Informal di Kota Makassar

Authors

  • Virtuous Pongtengko Universitas Hasanuddin
  • Ria Wikantari Universitas Hasanuddin
  • Afifah Harisah Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.11.c107

Keywords:

komoditas dagang, pasar informal, pola perilaku pedagang, ruang berjualan, waktu kegiatan

Abstract

Pasar Cidu merupakan salah satu pasar informal di Kota Makassar yang awal terbentuknya secara tidak terencana memperlihatkan permasalahan tata ruang. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan karakteristik tata ruang dagang berdasarkan waktu dan area berjualan, serta menjelaskan pola perilaku pedagang dalam memanfaatkan ruang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, wawancara tidak terstruktur, dan pemetaan perilaku. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dan spasial. Hasil penelitian menunjukkan terdapat area berjualan yang aktif dan tidak aktif. Pola tata ruang dagang yang terbentuk adalah pola linear, pola huruf T, pola huruf L, dan pola huruf U. Pola aktivitas pedagang mengelompok. Sifat pelayanan pedagang menetap, semi menetap, dan tidak menetap. Interaksi pedagang dan pembeli, yaitu pembeli saling berbincang lebih lama dengan pedagang langganannya, interaksi pedagang dengan pedagang ditandai dengan menitip lapak dagangan dan berbincang dengan pedagang komoditas sejenis. Kesimpulan menyatakan bahwa terdapat keterkaitan antara pola perilaku pedagang dengan karakteristik tata ruang dagang di Pasar Cidu.

References

Hantono, D. (2019). Kajian Perilaku Pada Ruang Terbuka Publik. Jurnal Nalars, 18(1), 45–56. https://doi.org/10.24853/nalars.18.1.45-56.

Haris, Deden Muhammad. (2011). Strategi Pengembangan Usaha Sektor Informal Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Dan Penanggulangan Kemiskinan Di Perkotaan. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa: Proceeding Simposium Nasional Otonomi Daerah.

Manning, Chris dan Effendi, Tadjuddin Noer. (1996). Urbanisasi, Pengangguran, dan Sektor Informal di Kota. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

McGee, T.G and Yeung, Y.M.. (1977). Hawkers in Southeast Asian Cities, Planning for the Bazaar Economy, Internasional Development Research Centre, Ottawa, Canada.

Mylajingga, N., & Mauliani, L. (2019). Kajian elemen Perancangan Hamid Shirvani pada Kawasan Kota Satelit. Jakarta: Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Puspitasari, C. (2018). Teori Perancangan Ruang perkotaan (Urban Spatial Design Theory). Jakarta: Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Pancasila.

Renko, S., & Petljak, K. (2018). The Secrets of the Longevity of Informal Retail Markets in Croatia. British Food Journal, 120(2), 325–339. https://doi.org/10.1108/BFJ-04-2017-0208.

Sudarisman, I. (2017). Kajian Pedagang Kaki Lima Di Taman Tegalega, Bandung, Jawa Barat. Arsir, 1(2), 161–174. Retrieved from http://jurnal.um-palembang.ac.id/arsir/article/view/867/769

Yusroni, N. (2009). Keberadaan Pedagang Kaki Lima Sebagai Unsur Pembentuk Kegiatan Fungsional Kota. AKSES: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 4(7).

Downloads

Published

2023-12-20