Membangun Sinergi Pendidikan, Penelitian dan Praktik Arsitektur dalam Mewujudkan Hunian Kolektif Islami Berkelanjutan
Keywords:
sinergi arsitektur, pendidikan arsitektur, hunian kolektif islami, keberlanjutan, ekosistem urbanAbstract
Tulisan ini membahas pentingnya sinergi antara pendidikan, penelitian dan praktik arsitektur dalam membangun ekosistem arsitektur berkelanjutan untuk hunian kolektif Islami. Latar belakang kajian ini berangkat dari meningkatnya kebutuhan masyarakat muslim akan hunian yang tidak hanya layak secara fisik, tetapi juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman serta tanggap terhadap tantangan lingkungan perkotaan. Metode yang digunakan berupa studi kasus hunian kolektif Islami di Indonesia, pendekatan participatory action research (PAR) melalui studio kolaboratif antara mahasiswa, akademisi, praktisi serta wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan, riset dan praktik nyata menghasilkan rancangan hunian yang menggabungkan prinsip keberlanjutan—seperti efisiensi energi, pengelolaan air dan material ramah lingkungan—dengan nilai-nilai Islami seperti privasi, ruang komunal dan spiritualitas. Sinergi ini juga terbukti meningkatkan kompetensi mahasiswa, memperkaya relevansi riset dan mendorong praktik arsitektur yang lebih kontekstual. Kesimpulannya, ekosistem arsitektur berkelanjutan bagi hunian kolektif Islami hanya dapat terwujud melalui kolaborasi lintas sektor yang terstruktur, dukungan kebijakan, serta keterlibatan aktif komunitas. Dengan demikian, sinergi ini tidak hanya menjawab isu ekologis perkotaan, tetapi juga memperkuat identitas spiritual dan sosial masyarakat Muslim di tengah dinamika kota modern.




