Studi Konsep Pendekatan Placemaking pada Perancangan Terminal Tipe A Gedebage, Kota Bandung

Authors

  • Kevin Dwi Liestianto Universitas Komputer Indonesia
  • Wanita Subadra Abioso Universitas Komputer Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.11.d065

Keywords:

Bandung, Gedebage, placemaking, ruang publik, terminal

Abstract

Ruang publik sebagai tempat bagi interaksi masyarakat, baik untuk individu hingga kelompok, untuk berbagai tujuan. Terminal Gedebage Tipe A merupakan salah satu ruang publik di Kawasan Bandung Timur yang merupakan program pemerintah sebagai solusi pemanfaatan jalan sebagai tempat pemberhentian angkutan umum yang berdampak pada kemacetan lalu lintas dalam Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji konsep perancangan melalui pendekatan placemaking pada desain perancangan Terminal Tipe A Gedebage dalam upaya memahami terciptanya desain dan fasilitas yang sesuai dan juga tepat sasaran. Perancangan terminal tipe A yang berada pada kawasan Gedebage diharapkan dapat menjadikan salah satu solusi dari efek kemacetan pada jalan yang menuju Terminal Cicaheum dimana pertumbuhan penduduk dan mulai bertambahnya kendaraan yang semakin padat pada jalan tersebut maka dari itu adanya Terminal Gedebage sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik analisis tinjauan literatur dan observasi langsung untuk memahami penerapan konsep. Hasil penelitian menunjukkan Terminal Gedebage Tipe A dalam menerapkan konsep placemaking mempunyai empat kriteria: 1) aksesibilitas & keterkaitan, 2) kenyamanan & citra, 3) kegunaan & aktivitas, dan 4) kemampuan bersosialisasi. Dan didalam desainnya terdapat fasilitas yang telah disediakan.

References

Badan Pusat Statistik Kota Bandung. (2023). Jumlah Penduduk Hasil Proyeksi Interim Menurut Jenis Kelamin di Kota Bandung (Jiwa), 2021-2023. https://bandungkota.bps.go.id/indicator/12/1620/1/jumlah-penduduk-hasil-proyeksi-interim-menurut-jenis-kelamin-di-kota-bandung.html

Bimantorio., Dewiyanti., Aditya., & Natalia. (2022). Studi Konsep Pendekatan Placemaking Pada Perancangan Ruang Publik M Bloc Space, Jakarta Selatan. Jurnal Desain dan Arsitektur.

Bimantoro, D., Dewiyanti, D., Aditya, N. C., Natalia, T. W. (2022). Studi Konsep Pendekatan Placemaking Pada Perancangan Ruang Publik M Bloc Space Jakarta Selatan. Journal Desain dan Arsitektur Vol. 3 (1).

Damajani. (2008). Gejala Ruang Ketiga (Thirdspace) di Kota Bandung, Paradoks dalam Ruang Publik Urban Kontemporer.

Groat, L. & Wang, D. (2002). Architectural Research Methods. New York: John Wiley & Sons.

Jacobs, J. (2022). PLACEMAKING what if we built our cities around places?. Project for Public Spaces (PPS). Pps.org/about/leadership-council/ .

Martana, S. P. (2006). Problematika Penerapan Metode Field research untuk Penelitian Arsitektur Vernakular di Indonesia. Dimensi Teknik Arsitektur Vol. 34, No. 1, 59-66.

Moleong, L. J., & Edisi, P. R. R. B. (2004). Metodelogi penelitian. Bandung: Penerbit Remaja Rosdakarya.

Sepe M. (2017). Placemaking, livability and public spaces. Achieving sustainability through happy places. The Journal of Public Space, 2(4), 63-76. DOI: 10.5204/jps.v2i4.141.

Schneekloth, L.H., & Shibley, R.G. (1995). Placemaking: The Art and Practice of Building Communities.

Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar metodologi penelitian. literasi media publishing.

Sukasta, K. A. G., & Winandri, M. I. R. (2020). Placemaking in Tanah Abang: Between Dimensions and Intensity of Pedestrian Ways. LivaS: International Journal on Livable Space Vol. 05, No. 1, 1-10.

Syauqi, I. D. N., & Abioiso, W. S. (2021). Perencanaan Ruang Komunal Pada Area Retail Stasiun Garut Kota. Jurnal Desain dan Arsitektur. Vol. 2 (1).

Wyckoff, M. A. (2014). Definition of Placemaking: Four different types. Planning & Zoning news. 32 (3). 1.

Downloads

Published

2023-12-20