Implementasi Konfigurasi Ruang pada Perancangan Pusat Komunitas Diecast di Cimahi

Authors

  • Muhammad Dafi Auliasa Universitas Komputer Indoneisa
  • Raksa Maulana Subki Universitas Komputer Indoneisa

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.11.d089

Keywords:

diecast, konfigurasi ruang, perancangan, pusat komunitas

Abstract

Komunitas pada masa sekarang menjadi tempat atau wadah bagi semua kalangan untuk keingintahuan akan sesuatu dan menampilkan sesuatu keinginan mereka atau yang disebut juga sebagai hobi. Komunitas sendiri bisa menjadi dampak yang negatif maupun dampak positif untuk masyarakat sekitar ataupun untuk diri sendiri. Untuk pada kalangan umur, hobi ini tidak mengenal usia baik dari usia anak-anak hingga masa lanjut usia. Pada perancangan komunitas tersebut bagaimana hubungan antar ruang dan bangunan serta aktivitas yang dapat selaras satu sama lain, terutama sirkulasi dan konfigurasi atau tatanan dari setiap ruang merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam sebuah perancangan salah satunya kepada konsep dengan penerapan melalui indera pendengaran (audial), penglihatan (visual), peraba, penciuman, perasa, sehingga membuat pengguna atau pelaku yang hadir memiliki rasa hasrat atau bersemangat, senang, tenang, dan memiliki rasa suka pada tempat tersebut. Dengan adanya keterhubungan tersebut dapat memudahkan dalam aksesibilitas para penggunanya sehingga memudahkan dalam melakukan sebuah aktivitas yang berlangsung.

References

Natalia, T. W., & Rohmawati, T. (2019). Identifikasi dan Pola Hubungan Karakteristik Pejalan Kaki Dengan Alasan Berjalan di Sepanjang Jalan Braga. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 4-5.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 14/PRT/M. (2017). Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung.

Downloads

Published

2023-12-20