Pendekatan Clean Enviroment pada Revitalisasi Pasar Tradisional Kiaracondong

Authors

  • Muhammad Yusuf Ramdani Universitas Komputer Indonesia
  • Wanita Subadra Abioso Universitas Komputer Indonesia

Keywords:

pasar tradisional, clean environment, pengelolaan sampah, penghawaan, pencahayaan

Abstract

Pasar tradisional merupakan tempat jual beli yang didalamnya terjadi interaksi antara pedagang dan pembeli dengan proses tawar menawar dalam metode pembayarannya. Pasar Kiracondong merupakan salah satu pasar tradisional Kelas I di Kota Bandung yang menjadi pusat perekonomian masyarakat sekitar untuk memenuhi segala kebutuhan baik berupa sandang, pangan, dan papan, namun kondisi saat ini Pasar Kiaracondong sedang mengalami perubahan. Menurunnya kualitas perdagangan akibat permasalahan pengelolaan pasar terutama pada sirkulasi, sampah yang tidak dikelola, pencahayaan alami, dan penghawaan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji konsep perancangan melalui pendekatan clean environment pada desain Pasar Kiaracondong Kelas I dalam upaya terciptanya desain dan fasilitas yang tepat sasaran. Penelitian ini menggunakan metode analisis tinjauan literatur dan observasi secara langsung untuk memahami penerapan konsep. Hasil penilitian menunjukan pasar kiaracondong menerapakan konsep clean enviroment yang mempunyai 5 kriteria: 1) air quality, 2) waste managent, 3) reneweble energy, 4) water system, 5) energy efficiency.

References

Abioso, W. S. (2019, November). Invisible in Architecture Confront the Green Architecture. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering (Vol. 662, No. 4, p. 042019). IOP Publishing

Ariefahnoor, D., Hasanah, N., & Surya, A. (2020). Pengelolaan sampah Desa gudang tengah melalui manajemen bank sampah. Jurnal Kacapuri: Jurnal Keilmuan Teknik Sipil, 3(1), 14-30.

Ekomadyo, A. S., & Hidayatsyah, S. (2012). Isu, tujuan, dan kriteria perancangan pasar tradisional. Temu Ilmiah IPLBI, 01-04.

Natalia, T. W. (2019). Hubungan Akses Menuju Mall dan Motivasi Berbelanja Kelompok Usia Dewasa Muda di Kota Bandung. GEOPLANART, 2(1), 48-57.

Petaturan Presiden Republik Indonesia. (2007). Tentang Penataan dan pembinaan Pasar tradisional. Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

Peraturan Daerah Kota Bandung. (2022). Tetang Rencana Tata Ruang Kota Bandung Tahun 2022-2024

Rahman, H., & La Patilaiya, H. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 2(2), 251-258.

Sidiq, M. A. H. (2020). Menjaga kebersihan lingkungan dengan mengadakan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di dusun timur sawah desa pandanwangi kecamatan tempeh lumajang. Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 42-58.

Standar Nasional Indonesia 03-6572-2001 Tentang Tata Cara Perancangan Sistem Ventilasi dan Pengkondisian Udara Pada Bangunan Gedung

Suhamad, D. A., & Martana, S. P. (2020). Sustainable Building Materials. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering (Vol. 879, No. 1, p. 012146). IOP Publishin

Tantyhana, W. M. (2018). Implementasi Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 2 Tahun 2009 tentang Penataan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern: studi kasus Pasar Cikutra.

Triyadi, S., & Harapan, A. (2015). Sistem Utilitas Bangunan Untuk Arsitek. Bandung: Deepublish.

Utami, M. N., Ibrahim, M., & Aziz, N. (2016). Penghawaan Alami Pada Unit dan Koridor Rusunami The Jarrdin. Reka Karsa: Jurnal Arsitektur, 4(3).

Downloads

Published

2023-12-20