Hedonistic Sustainability sebagai Evolusi Arsitektur Berkelanjutan

Authors

  • Qonitah Sarah Universitas Hasanuddin
  • Mohammad Mochsen Sir Universitas Hasanuddin
  • Syahriana Syam Universitas Hasanuddin

Keywords:

sustainable, keberlanjutan, hedonistic sustainability, hidup berkelanjutan, tripolar model

Abstract

Keberlanjutan merupakan perihal yang dapat terus berlanjut hingga ke generasi mendatang. Pembangunan berkelanjutan muncul akibat beberapa persoalan lingkungan, sosial, dan ekonomi. Banyak wacana dari konsep berkelanjutan fokus kepada fungsionalitas, pengorbanan, hingga perubahan gaya hidup. Hidup berkelanjutan bahkan dipandang mengekang lantaran harus melakukan pembatasan. Hedonistic sustainability merupakan konsep hidup berkelanjutan tanpa mengorbankan kualitas hidup. Konsep ini menunjukkan bagaimana keberlanjutan dapat dijalani dengan lebih menyenangkan. Ruang lingkup pada konsep berkelanjutan yang dimanifestasikan di beberapa proyek saat ini mengalami kegagalan akibat kerangka teoritis yang keliru. Permasalahan terletak pada pemisahan kutub ekologi dan ekonomi sehingga keduanya digabung menjadi satu kutub yaitu ecolomy. Pemahaman pada peran sosial dalam desain diperjelas dengan membagi kutub society menjadi social equity dan human creativity. Implementasi konsep hedonistic sustainability ditunjukkan melalui pembahasan proyek dari Bjarke Ingels. Kehidupan berkelanjutan yang menyenangkan diperkenalkan melalui karyanya dengan menghadirkan berbagai inovasi dan kegiatan yang menarik.

References

Ardiani, Y. M. (2015). Sustainable Architecture Arsitektur Berkelanjutan. Jakarta: Penerbit Erlangga.

BIG - Bjarke Ingels Group. (t.thn.). EXPO 2010 Danish Pavilion. Diambil kembali dari archello.com: https://archello.com/project/expo-2010-danish-pavilion

BIG - Bjarke Ingels Group. (t.thn.). The Plus - world’s most sustainable furniture factory. Diambil kembali dari archello.com: https://archello.com/project/the-plus

Bismark, J. (2017). Hedonistic Sustainability. Glasgow.

Bjarke Ingels Group. (2022, June 1). The Plus for Vestre / BIG. Diambil kembali dari archdaily.com: https://www.archdaily.com/982957/the-plus-for-vestre-big?ad_source=search&ad_medium=projects_tab

Bjarke Ingels Group: BIG. (2010, May 3). Denmark Pavilion, Shanghai Expo 2010 / BIG. Diambil kembali dari archdaily.com: https://www.archdaily.com/57922/denmark-pavilion-shanghai-expo-2010-big?ad_medium=gallery

Findeli, A. (2008). Sustainable Design: A Critique of the Current Tripolar Model. The Design Journal, 301-322.

Hancock, P. A., & Pepe, A. A. (2005, April 1). Hedonomics: The Power of Positive and Pleasurable Ergonomics. Diambil kembali dari peterhancock.ucf.edu: https://peterhancock.ucf.edu/wp-content/uploads/sites/12/2012/03/Hancock_Pepe_Murphy_Hedonomics-The-power-of-positive-and-pleasurable-ergonomics_2005.pdf

Montjoy, V. (2022, December 12). The Future of Mobility Has Two Wheels: Copenhagen’s Bike-Friendly Architecture. Diambil kembali dari archdaily.com: https://www.archdaily.com/993147/the-future-of-mobility-has-two-wheels-copenhagens-bike-friendly-architecture

Sudrajat, I., Kusuma, Y., Estika, N. D., & Prameswari, D. R. (2020). The hedonistic sustainability concept in th work of Bjarke Ingels. ARTEKS: Jurnal Teknik Arsitektur, 339-346.

Downloads

Published

2023-12-20