Fenomena Sakuren Komunitas Adat Ciptagelar

Authors

  • Susilo Kusdiwanggo Institut Teknologi Bandung

Keywords:

antropologi struktural, Ciptagelar, ngalalakon, oposisi biner, sakuren

Abstract

Fenomena sakuren senantiasa muncul dalam peristiwa budaya padi, ritual adat, dan kehidupan sehari-hari komunitas Ciptagelar. Lahan kering dan lahan basah adalah salah satu gejala sepasang tersebut selain gejala sepasang lainnya yang bangkit dari siklus kultur padi. Namun, ternyata gejala sepasang ini tidak secaraotomatis beroposisi biner setara dalam bingkai antropologi struktural. Adakalanya hirarki dominan muncul. Artikel ini membahas tentang peran fenomena sakuren dalam aturan-aturan pola yang mendasari pemikiran komunitas Ciptagelar pada salah satu kategori budaya padi. Artikel ini didasarkan atas penelitian lapangan-etnografi. Setelah data dikumpulkan, beberapa domain budaya dibangkitkan dari analisis pengkodean terbuka dan aksial hingga menghasilkan fenomena sakuren sebagai salah satu relasi semantik antarkategori. Pembahasan fenomena sakuren dibahas secara diakronik dengan ngalalakon sebagai perjalanan hidup komunitas. Fenomena sakuren merupakan media atau sarana dalam mencapai tujuan akhir dari perjalanan hidup. Lokus yang muncul dalam fenomena sakuren menjadi rona. Dialektika sepasang senantiasa dimunculkan sepanjang perjalanan hidup itu untuk melahirkan keseimbangan kosmik. Ketika keseimbangan kosmik diraih, maka status keberlanjutan diperoleh.

References

Cresswell., John. W. (2003). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 2nd Edition. Sage Publications, Inc.

Emzir. (2008). Metodologi Penelitian Pendidikan: Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: Raja Grafinda Persada.

Foucault, M. (1972). The Archaeology of Knowledge, reprint 2004 (Tavistock Publications Limited, Trans.). London: Routledge.

Hamilton, R W. 2003. The Art of Rice: Spirit and Sustenance in Asia. UCLA Fowler Museum of Cultural History Los Angeles.

Neuman, w. Lawrence. (2006). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches. 6th Edition. Pearson International Edition.

Saputra, Suria. (1950). Baduy. Bogor: tidak dipublikasikan.

Tuan. Yi-Fu. (2002). Community, Society, and the Individual. Geographical Review, Vol. 92, No. 3 (Jul., 2002), pp. 307-318.

American Geographical Society. http://anthropology.ua.edu/cultures/cultures.php?culture=Structuralism diakses: 6 Oktober 2014.

Downloads

Published

2014-12-20