Visualisasi Identitas Tempat pada Perancangan Batas Kawasan Sebagai Pembangun Citra Kawasan
Keywords:
identitas tempat, desain visual, budaya lokalAbstract
Identitas tempat merupakan komponen fundamental dalam pembentukan citra kawasan yang khas, mudah dikenali, dan memiliki nilai simbolik yang kuat. Dalam konteks perancangan wilayah, elemen batas kawasan tidak hanya berfungsi sebagai alat penanda administratif, tetapi juga berperan sebagai media representatif yang memperkuat karakter serta identitas lokal suatu komunitas. Penelitian ini mengangkat Desa Pedawa Bali, sebagai studi kasus. Desa Pedawa merupakan salah satu desa tradisional di Bali yang memiliki kekayaan budaya, kearifan lokal, serta nilai tradisional yang masih terjaga dengan baik. Tujuan utama penelitian ini adalah merancang elemen visual penanda batas kawasan yang mampu merepresentasikan identitas desa melalui pendekatan desain yang mempertimbangkan dimensi budaya, estetika dan konteks lingkungan setempat. Metodologi penelitian meliputi observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat lokal serta kajian literatur terkait arsitektur tradisional Bali dan teori identitas tempat. Analisis data untuk mengidentifikasi elemen visual, material, dan simbolik yang mencerminkan karakter khas Desa Pedawa. Hasil penelitian ini berupa konsep desain visual penanda batas desa dan dusun yang mengintegrasikan unsur tradisional seperti ornamen arsitektural Bali, penggunaan material lokal serta nilai-nilai tradisional yang hidup sebagai karakter budaya setempat. Desain tersebut tidak hanya memiliki fungsi praktis sebagai penanda administratif, tetapi juga berfungsi sebagai ikon visual yang memperkuat citra kawasan dan mendukung strategi pembangunan identitas wilayah.




