Kajian Pola Setting Meeting Point Penghuni Rusunawa di Kota Binjai Selatan, Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.10.b001Keywords:
Rumah susun, pola setting, meeting point, komponen settingAbstract
Rumah susun sederhana merupakan kebijakan pembangunan di bidang perumahan untuk mengatasi kekumuhan serta kepadatan bangunan, terutama dengan harga terjangkau oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah di perkotaan. Pola setting adalah suatu pembentukannya yang ditentukan oleh kondisi setting (fisik dan spasial) pada aktivitas. Meeting point adalah sebuah titik kumpul, tempat sebagai wahana untuk bertemu pada setiap beraktivitas, berjumpa, dan bersosialisasi dengan warga juga penghuni rusunawa di Kota Binjai Selatan. Lokasi penelitian ini difokuskan di Jalan Sibolga, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, dengan menggunakan metode penelitian person centered mapping dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adalah ditemukannya pola setting fisik terhadap meeting point bagi penghuni rusunawa. Dari pola-pola kegiatan penghuni rusunawa terdapat komponen-komponen sesuai dengan elemen pembentukannya berdasarkan setting penghuni yang terjadi di lokasi setempat.
References
Altman, I., & Wohlwill, J. F. (2012). Human Behavior and Environment: Advances in Theory and Research Volume 2 (Vol. 2). Springer Science & Business Media.
Arifien, M., & Mulianingsih, F. (2018). Pola interaksi sosial penghuni rumah susun Bandarharjo sebagai wujud konservasi sosial. Harmony: jurnal pembelajaran IPS dan PKN, 3(1), 91-96.
Bogdan dan Taylor. (2012). Prosedur Penelitian. Dalam Moleong, Pendekatan Kualitatif. (hlm. 4). Jakarta: Rineka Cipta.
Budihardjo, E. (1998). Sejumlah masalah permukiman Kota Bandung. Penerbit Alumni.
Effendi, D., Waani, J. O., & Sembel, A. (2017). Pola perilaku masyarakat terhadap pemanfaatan ruang terbuka publik di pusat Kota Ternate. Spasial, 4(1), 185-197.
Kesrul, M. (2004). Meeting, Incentive trip, Conference, Exhibition. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Laurens, Joyce Marcella. (2004). Arsitektur dan Perilaku Manusia. Jakarta: PT Grasindo
M. Riany, D. Pahmawati, M. Yughni, and Y. Zabitha, “Pola Perilaku Anak Pada Jalur Sirkulasi Horizontal & Vertikal Di Rusunawa Cibeureum Cimahi.”
Rapoport, Amos. (1977). Human Aspects Of Urban Form. Oxford: Pergamon
Setiawan. B dan Haryadi. (2010). Arsitektur, Lingkungan dan Perilaku. Yogyakarta: Gadjah Mada.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Diah Marlisa , Soraya Masthura Hassan, Dela Andriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




