Implementasi Konsep Ramah Lingkungan Melalui Penggunaan Material Bekas (Studi Kasus: Palakali Creative & Artart Cafe)
Keywords:
sustainable, berkelanjutan, ramah lingkungan, material bekas, limbah, lingkunganAbstract
Arsitektur berkelanjutan dapat diwujudkan dengan implementasi konsep berkelanjutan itu sendiri, seperti efisiensi lahan, material, dan energi. Tiga hal tersebut memiliki satu tujuan yang sama, yakni ramah lingkungan. Dalam dunia arsitektur, material sisa-sisa pembangunan sebagian besar masih menjadi limbah tak terpakai. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan konsep ramah lingkungan pada bangunan, dengan menggunakan material bekas/limbah sebagai bentuk dari efisiensi pada konsep berkelanjutan tersebut. Menggunakan studi kasus Palakali Creative & ArtArt Cafe yang merupakan wadah penyaluran karya seni limbah, penelitian ini mengeksplorasi potensi material bekas dalam meminimalkan produksi limbah, solusi limbah kreatif, dan mempromosikan praktik berkelanjutan. Metode penelitian yang dilakukan adalah induktif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan material bekas/limbah dapat diolah menggunakan dua teknik, yakni penggunaan kembali material bekas, dan daur ulang limbah menjadi sesuatu yang baru. Selain itu, penggabungan hasil anĂ¡lisis dan literatur review juga menjelaskan dampak penggunaan material bekas ini terhadap pelestarian lingkungan berkelanjutan.




