Penerapan Arsitektur Regionalisme Pada Bangunan Asakusa Culture Tourist Information Center
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.10.e013Keywords:
regionalisme, lokalitas, modernisme, Asakusa TICAbstract
Revolusi Industri yang terjadi menciptakan era modernisme. Era ini berdampak pada perkembangan aristektur yang hadir dengan citra bentuk yang sederhana dan geometris tanpa ornamen serta pemikiran instan yang berimpllikasi pada bentuk bangunan yang hanya menyesuaikan dengan kebutuhannya saja. Langgam International yang berkembang di seluruh dunia dianggap menjadi bentukan yang sesuai dengan segala jenis kebutuhan manusia era dini. Permasalahan yang dapat teridentifikasi yakni banyaknya eksplorasi modern yang menutupi nilai dan jati diri arsitektur lokal. Regionalisme muncul dari usaha mengembalikan masa lalu arsitektur lokal. Regionalisme berusaha meleburkan lokalitas dengan modernime yang dihadapi. Adaptasi yang diciptakan mengenai identitas lokal maupun geografis kedaerahan. Asakusa Tourist Information Center merupakan salah satu bangunan dengan usaha menghadirkan kembali identitas arsitektur lokal di sebuah kawasan dengan perkembangan modernisme yang tinggi. Bangunan ini menghadirkan kembali ciri arsitektur bangunan lokal dengan ekplorasi sentuhan modernisme serta material yang ramah dengan kawasannya. Dengan mengidentifikasi penerapan arsitektur regionalisme pada bangunan Asakusa Tourist Information Center diharapkan dapat mengekstraksi sebuah konsep yang dapat di aplikasikan pada bangunan lainnya.
References
Alia, Miss (2016). Case Study: Asian Architecture. Tarlor’s University: Paper.
ArchDaily. Gallery Of Asakusa Culture And Tourism Center / Kengo Kuma &Amp; associates - 17. (n.d.). Dibaca 11 Oktober 2022. Dari https://www.archdaily.com/251370/asakusa-culture-and-tourism-center-kengo-kuma-associates/5018b73f28ba0d5d5d0005b4-asakusa-culture-and-tourism-center-kengo-kuma-associates-detail-03?next_project=no.
Arch2o. Asakusa Culture and Tourist Information Center. Dibaca 11 Oktober 2022. Dari https://www.arch2o.com/asakusa-culture-and-tourism-center-kengo-kuma-and-associates/#!.
Australian Design Review. Asakusa Culture and Tourist Information Center. Dibaca 11 Oktober 2022. Dari https://www.australiandesignreview.com/architecture/culture-tourist-centre-asakusa/.
Hidayatun, Maria I. (2018). “Jati Diri Arsitektur Indonesia”. K-Media: Yogyakarta.
Kohei, Watanabe (2018). Contextual Architecture Study. Taylor’s University: Paper.
Prijotomo, J. (1988). Pasang-surut arsitektur di Indonesia. Ardjun.
Mahastuti, N. M. (2016). ARSITEKTUR REGIONALISME DI BALI. Bali: Universitas Udayana.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Suci Lestari , Agus Dharma Tohjiwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




