Pendekatan Critical Regionalism Serawai pada Perancangan Hotel Duta Beach Bengkulu Selatan
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.10.e047Keywords:
hotel duta beach, critical regionalism, serawaiAbstract
Perkembangan zaman menyebabkan saat ini kelestarian nilai-nilai regional budaya terancam dan berangsur-angsur berkurang. Perencanaan Hotel Duta Beach merupakan suatu upaya dalam melestarikan kebudayaan Serawai yang hampir hilang. Lokasinya berada di Kabupaten Bengkulu Selatan yang merupakan pusat peradabannya. Hotel ini dipilih mengunakan pendekatan Critical Regionalism arsitektur Serawai sehingga dapat menarik perhatian wisatawan untuk berwisata dan juga sebagai media edukasi terhadap budaya Serawai agar tetap dapat eksis dalam era globalisasi saat ini. Dengan menggunakan pertimbangan penerapan Critical Regionalism, desain hotel yang di gagaskan mampu mengangkat nilai-nilai tradisi, serta prinsip dan identitas lokal pada bangunan hotel yang di desain. Pada akhirnya terjadi timbal balik yang positif antara bangunan hotel dan masyarakat nantinya yang berujung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah itu sendiri.
References
Frampton, Kenneth (1994). Modern Architecture a Critical History. London:Thames and Hudson.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Nofri Alsodiq , X. Furuhitho

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




