Kajian Semiotika Bentuk Fasad dan Ornamen Betawi pada Masjid K.H Hasyim Asy`Ari (MRJ 2)

Authors

  • Ajhi Santoso Universitas Gunadarma
  • Raziq Hasan Universitas Gunadarma

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.10.e089

Keywords:

semiotika, tanda, masjid, betawi

Abstract

Konsep semiotika sudah sering digunakan pada bangunan arsitektur, yaitu dimana para arsitek memiliki keinginan mengajak seluruh masyarakat untuk bisa memahami suatu karya arsitektur dengan memberikan tanda ataupun pesan dalam karya arsitektur yang berupa elemen arsitektur dengan membentuk tanda pada bangunan. Pendekatan untuk mengklasifikasikan semiotika yaitu dengan cara dikotomi semiotika saussurean dan trikotomi semiotika pierccian. Masjid merupakan sebuah bangunan paling khas yang melambangkan simbol Islam dan juga budaya masyarakat Indonesia yang heterogen, sehingga masjid yang ada di Indonesia tampak sangat berbeda dengan masjid-masjid serupa yang berada di wilayah Timur Tengah. Umumnya atap masjid-masjid yang ada di Indonesia banyak dipengaruhi dengan adat sekitar, contohnya bangunan masjid yang ada di Jawa Barat tentu akan berbeda dengan Masjid yang ada di Sumatra Barat. Sistem tanda yang terdapat dalam arsitektur meliputi banyak aspek, namun bahasan kali ini akan terfokus pada bentuk Fasad sebuah Masjid yang memiliki konsep Adat Betawi yang terlektak di Jakarta Barat.  

References

Cobley, P., & Jansz, L. (2002). Semiotics for Begininners. Mizan. Bandung

Dariwu., C. T., & Rengkung, J. (2010). Kajian Semiotika Dalam Arsitektur Tradisional Minahasa. Jurnal Arsitektur DASENG UNSRAT, 1 (1). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/daseng/article/view/361/pdf

Eco, U. (1980). Function and Sign: The semiotics of Architecture. John Willey & Sons. New York https://doi.org/10.7312/gott93206-004

Markus, Zahnd. (2009). Pendekatan dalam perancangan arsitektur metode untuk menganalisis dan merancang arsitektur secara efektif. Kansius. Semarang

Ningrum, F. D. (2014). Kajian Semiotika Bangunan Istana Maimoon. Universitas Sumatera Utara. Medan

Rochym, Abdul. 1983. Masjid dalam Karya Arsitektur Nasional Indonesia. Bandung: Angkasa.

Sobur, A. (2003). Semiotika Komunikasi. Remaja Rosdakarya. Bandung.

Suswandari. 2017. Kearifan Lokal Etnik Betawi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Swadarma, Doni, dan Yunus Aryanto. 2013. Rumah Etnik Betawi. Depok: Griya Kreasi.

Sumalyo, Yulianto. 2000. Arsitektur Mesjid dan Monumen Sejarah Muslim. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Tjandrasasmita, Uka. 2009. Arkeologi Islam Nusantara. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Website :

https://infonawacita.com/masjid-raya-daan-mogot-diresmikan-ini-5-fakta-yangperlu-anda-ketahui/.

https://www.dekoruma.com/artikel/15593/desain-interior-dekoruma.

Downloads

Published

2022-12-20