Analisis Penerapan Ventilasi Silang Pada Gedung SMA Kusuma Mataram

Authors

  • Anggun Fuji Lestari Universitas Mataram
  • Dian Dikarini Universitas Mataram
  • Dwi Nirmala Rahmasari Universitas Mataram
  • Isty Rahmayani Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.10.i009

Keywords:

kenyamanan termal, ventilasi, cross ventilation, Ruang Kelas

Abstract

Sebagai makhluk hidup, manusia tentu ingin menjalankan segala aktivitasnya dalam keadaan yang nyaman. Salah satu hal yang penting dalam menunjang kenyamanan dalam beraktivitas tersebut adalah kenyamanan termal. Kenyamanan termal mampu mempengaruhi kinerja dari penghuni ruang atau bangunan. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mendapatkan kenyamanan termal yaitu dengan membuat ruangan terasa sejuk, karena apabila terjadi kondisi panas yang berlebih didalam ruangan dapat mengakibatkan timbulnya rasa lelah dan kantuk, sehingga untuk mengontrol panas didalam ruangan atau bangunan maka diperlukan ventilasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ventilasi silang pada Gedung SMA Kusuma Mataram, serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh bukaan terhadap pengurangan penggunaan energi buatan pada ruang kelas. Objek dari penelitian ini adalah ruang kelas yang digunakan sebagai tempat belajar-mengajar di SMA Kusuma Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui teknik observasi. Dimana, pengumpulan data dengan teknik observasi adalah pengumpulan data yang mana penilitinya melakukan pengamatan secara langsung kepada objek yang sedang diteliti terebut. Adapun hasil dari penelitian yang dilakukan, yaitu dapat diketahui bahwa jenis ventilasi serta benyaknya ventilasi pada ruang kelas SMA Kusuma Mataram tidak memenuhi kenyamanan termal bagi pengguna ruang, apalagi ditambah dengan banyaknya penggunaan energi buatan seperti AC dan Lampu disiang hari. Oleh karena itu, perlunya dilakukan design improvement pada ruang kelas sebagai solusi agar ruang kelas tersebut dapat memenuhi kenyamanan termal dan mengurangi penggunaan energi buatan yang berlebih pada bangunan.

References

Santoso, Eddy Imam. (2012). Kenyamanan Termal Indoor Pada Bangunan Di Daerah Beriklim Tropis Lembab

Septifani, Amelia. (2017). Sirkulasi Udara, https://jasaarsitekarofa.com/article/read/46/Sirkulasi-Udara, diakses pada 25 September 2022.

Architectaria. (2009). Membangun Rumah yang Sehat – Sirkulasi Udara dalam Ruangan serta Pengaturan Ruang Berdasarkan Sinar Matahari, http://architectaria.com/membangun-rumah-yang-sehat-sirkulasi-udara-dalam-ruangan-serta-pengaturan-ruang-berdasarkan-sinar-matahari.html, diakses pada 25 September 2022.

Downloads

Published

2022-12-20