Menelusuri Metodologi Kuantitatif dalam Penelitian Kenyamanan Visual di Lingkungan Perkotaan

Authors

  • Bulan Anindita Yasykur Universitas Brawijaya
  • Susilo Kusdiwanggo Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.13.b039

Keywords:

kenyamanan visual, positivisme, pendekatan deduktif, kawasan perkotaan, metode kuantitatif

Abstract

Penelitian mengenai kenyamanan visual dalam arsitektur dan lingkungan binaan menuntut pendekatan metodologis yang mampu menjelaskan hubungan antara elemen fisik ruang dan persepsi manusia secara objektif. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan pendekatan yang relevan dalam studi kenyamanan visual kawasan perkotaan melalui telaah terhadap enam artikel ilmiah terkini yang dianalisis secara komparatif. Kajian dilakukan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif untuk membandingkan metode pengumpulan dan analisis data dari tiap studi. Hasil analisis menunjukkan bahwa paradigma positivisme dengan pendekatan deduktif merupakan kerangka metodologis yang paling dominan. Studi kasus di kawasan Pasar Tanah Abang memperkuat validitas pendekatan ini dalam konteks kawasan non-wisata yang padat dan dinamis. Temuan ini menegaskan bahwa metode kuantitatif berbasis teori memungkinkan analisis hubungan kausal antar variabel visual secara objektif dan sistematis. Namun demikian, perhatian terhadap konteks lokal tetap diperlukan untuk menjaga relevansi hasil penelitian.

Author Biography

Susilo Kusdiwanggo, Universitas Brawijaya

TI 2025

References

Bryman, A. (2012). Social Research Methods (4th ed.). Oxford University Press.

Du, Y., & Huang, W. (2022). Evaluation of street space quality using streetscape data: Perspective from recreational physical activity of the elderly. ISPRS International Journal of Geo-Information, 11(4), 241.

Gao, X., Wang, H., Zhao, J., Wang, Y., Li, C., & Gong, C. (2025). Visual comfort impact assessment for walking spaces of urban historic district in China based on semantic segmentation algorithm. Environmental Impact Assessment Review, 114, 107917.

Guba, E. G., & Lincoln, Y. S. (1994). Competing paradigms in qualitative research. In N. K. Denzin & Y. S. Lincoln (Eds.), Handbook of Qualitative Research (pp. 105–117). Sage.

Kawshalya, L. W. G., Weerasinghe, U. G. D., & Chandrasekara, D. P. (2022). The impact of visual complexity on perceived safety and comfort of the users: A study on urban streetscape of Sri Lanka. PLOS ONE, 17(8), e0272074.

Mundher, R., Al-Sharaa, A., Al-Helli, M., Gao, H., & Abu Bakar, S. (2022). Visual quality assessment of historical street scenes: A case study of the first "Real" street established in Baghdad. Heritage, 5(4), 3680–3704.

Muslim. (2015). Varian-varian paradigma, pendekatan, metode, dan jenis penelitian dalam ilmu komunikasi. Wahana: Media Bahasa, Sastra, dan Budaya, 1(10). https://doi.org/10.33751/wahana.v1i10.654

Neuman, W. L. (2014). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches (7th ed.). Pearson Education Limited.

Santosa, H., Ernawati, J., & Wulandari, L. D. (2018, March). Visual quality evaluation of urban commercial streetscape for the development of landscape visual planning system in provincial street corridors in Malang, Indonesia. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 126, No. 1, p. 012202). IOP Publishing.

Sun, D., Ji, X., Gao, W., Zhou, F., Yu, Y., Meng, Y., ... & Lyu, M. (2023). The relation between green visual index and visual comfort in Qingdao coastal streets. Buildings, 13(2), 457.

Downloads

Published

2025-12-20