Kajian Renovasi Desain Fasad Kantor Pertamina Balongan sebagai Landmark
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.9.c001Keywords:
fasad, budaya, landmarkAbstract
Renovasi pada bangunan Kantor Pertamina Balongan dilakukan untuk memperbarui desain bangunan menjadi lebih modern. Fasad menjadi bagian renovasi yang paling terlihat karena berada pada bagian terluar di sekeliling bangunan. Desain fasad setelah renovasi membuat bangunan lebih menarik dan menjadi emphasis bagi sekitarnya. metode deskriptif kualitatif dengan paradigma rasionalisme. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan cara non-probability sampling menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsep fasad bisa didapatkan dengan berbagai cara, mulai dari analisis site, hingga memanfaatkan budaya yang dianut oleh masyarakat sekitar. Konsep dari rancangan fasad hasil renovasi terinspirasi dari Batik Complongan asal Balongan dan juga ombak dari Laut Jawa di sekitar site. Kombinasi keduanya menghasilkan kualitas fasad yang berpotensi menjadi landmark melalui pendekatan kondisi site dan budaya yang dianut oleh masyarakat Balongan.
References
Lynch, K. (1960). The Image of The City. Cambridge: The MIT Press.
Madina, R. F., Nurrizka, A., & Komala, D. R. (2013). Pengaruh Desain Fasade Bangunan terhadap Kondisi Pencahayaan Alami dan Kenyamanan Termal. Temu Ilmiah IPLBI 2013, 40.
Perceka, M. F., Fahmi, I., & Kurniadewi, E. (2019). Identitas Etnik dan Asertivitas Mahasiswa Suku Sunda. Jurnal Psikologi Islam dan Budaya, 140.
Sulistyono, Suntoro, & Masyukuri, M. (2012). Kajian Dampak Tumpahan Minyak dari Kegiatan Operasi Kilang Minyak Terhadap Kualitas Air Dan Tanah (Studi Kasus Kilang Minyak Pusdiklat Migas Cepu). Ekosains, 24-25.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Velin Zena Samantha Latief, Surya Gunanta Tarigan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




