Pemilihan Pusat Pemerintahan dengan Konsep Kota Berkelanjutan Menggunakan Variabel Ekologi Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.9.c035Keywords:
ibukota, kota berkelanjutan, ekologiAbstract
Ibu kota Jakarta telah menjadi pusat pemerintahan sekaligus pusat bisnis sehingga menjadi daya tarik bagi penduduk untuk tinggal dan mencari pekerjaan di ibu kota. Tingginya tekanan penduduk di Provinsi DKI Jakarta terjadi akibat tingginya tingkat urbanisasi, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan perkotaan khususnya permasalahan lingkungan. Hal ini mengakibatkan Jakarta menjadi kota yang tidak berkelanjutan karena hilangnya daya dukung lingkungan sebagai wilayah ibu kota negara, sehingga pemerintah memutuskan untuk memindahkan ibu kota negara ke luar Jawa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji pemilihan lokasi baru pusat kota pemerintahan. Lokasi pusat Ibu kota baru yang ditetapkan pemerintah berada di kawasan Hutan Mangrove dan perairan di kabupaten Penajam Paser Utara. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pembangunan kota yang berkelanjutan harus memperhatikan upaya pelestarian lingkungan, karena pembangunan yang mengabaikan aspek ekologi lingkungan akan berdampak pada bencana ekologi yang mengakibatkan kepunahan habitat dan berujung pada kepunahan manusia yang hidup didalamnya.
References
Nagelkerken, I. (2010). Ecological Connectivity among Tropical Coastal Ecosystem. Netherland: Springer.
Barnett, J. (2016). City Design, Modernist, Traditional, Green and Systems Perspectives. Second edition, New York: Routledge.
Sugiri, A. (2016). Redressing Equity Issues in Natural Resource-rich Regions, A Theoretical Framework for Sustaining Development in East Kalimantan, Indonesia. Research Gate :
https://www.researchgate.net/publication/228958799.
Sanjaya, A. R. (2020). Potensi Dampak Lingkungan Khususnya di Teluk Balikpapan Terhadap Pembangunan dari Kebijakan Pemindahan Ibu Kota Negara.
Pratama, M. R. (2018). Analisis Sebaran dan Kerapatan Mangrove di Teluk Balikpapan Kecamatan Balikpapan Barat, The Indonesian Green Technology Journal, 7 (2).
Kinnaird, M. F., Sanderson, E. W., O’Brien, T. G., Wibisono. H. T., & Woolmer, G. (2003). Deforestation Trends in a Tropical Landscape and Implication for Endangered Large Mammals. Conservation Biology 17 (1), 245 – 257.
Muhammad, R. P, (2018). Analisis Sebaran dan Kerapatan Mangrove di Teluk Balikpapan. The Indonesian Green Technology Journal.
Zaki, M. K., Noda, K., Ito, K., Komariah., & Ariyanto, D. P. (2021). Long-term trends of diurnal rainfall and hydro-meteorological disaster in the new capital city of Indonesia. IOP Conference Series Earth and Environmental Science 724 (1), 012046.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Wahyudi, Sri Pare Eni, M. Maria Sudarwani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




