Pembelajaran di Taman Kota sebagai Katalisator Pengembangan Wilayah

Authors

  • Dwi Lindart Universitas Sumatera Utara
  • Masyithah Rahman Universitas Sumatera Utara
  • Khadijah Zahira Haq Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.9.c043

Keywords:

adaptasi new normal, pembelajaran door-to-door, pengembangan wilayah, taman kota

Abstract

Adaptasi new normal masa pandemi dibidang pendidikan dasar selayaknya di sikapi dengan persiapan yang optimal menjelang pembelajaran tatap muka. Dimasa pandemi model pembelajaran yang dilaksanakan adalah secara daring (online) ataupun door-to-door yang pelaksanaannya tidak serta merta terselenggara dengan baik terutama berkaitan dengan tempat belajar. Dalam perspektif pengembangan wilayah yang multi dimensional sosial, ekonomi, budaya, infrastruktur, kebijakan publik, penataan ruang publik dsb. maka kajian ini bertujuan untuk mengungkapkan alternatif penyediaan fasilitas sosial tempat belajar door-to-door dengan melihat kemungkinan peningkatan fungsi taman kota yang edukatif dan relevan dengan protokol kesehatan di masa pandemi. Dengan metode deskriptif kualitatif dan analisis model Milles & Huberman dilakukan wawancara kepada orang tua murid, guru Zahira School Medan dan masyarakat pendidikan serta observasi atas pelaksanaan pembelajaran door-to-door. Selanjutnya dilakukan analisis potensi dan peningkatan peran fungsi edukasi suatu Taman Kota. Analisis menunjukkan bahwa taman kota mampu tampil sebagai alternatif penyediaan tempat bagi pembelajaran door-to-door dengan tambahan kreatifitas beradaptasi di masa new normal. Hasil kajian ini bermanfaat bagi pemerintah kota sebagai arahan perancangan fungsional taman kota yang selayaknya juga mempertimbangkan adanya kebutuhan tempat alternatif pembelajaran door-to-door berkualitas.

References

Aunurrahman. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Andriani, T. (2015). Sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Jurnal Sosial Budaya ,7 (2), 127–150

Asfuri, A. (2020). Implementasi Pembelajaran Door to Door Pada Perkembangan Psikologi Belajar Anak di TKIT Raudlotul Mu’minin. IJIP : Indonesian Journal of Islamic Psychology, 2 (1), 84-111.

Baycan-levent, T., & Nijkamp, P. (2009). Planning and Management of Urban Green Spaces in Europe : Comparative Analysis. Journal of Urban Planning nad Development 1 (1), 1–12.

Cho, S., Poudyal, N. C., & Roberts, R. K. (2007). Spatial Analysis Of The Amenity Value Of Green Open Space. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2007.10.012

Ilyas, I. (2016). Pendidikan Karakter Melalui Homeschooling. Journal of Nonformal Education, 2 (1).

Malyana, A. (2020). Pelaksanaan Pembelajaran Daring dan Luring Dengan Metode Bimbingan Berkelanjutan Pada Guru Sekolah Dasar Di Teluk Betung Utara Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesia, 2 (1), 67–76.

Setiawan, A. R., Puspaningrum, M., & Umam, K. (2019). Pembelajaran Fiqh Mu’Āmalāt Berorientasi Literasi Finansial. TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education, 6 (2), 187-192.

Halijah, N. S. (2020). Pentingnya Kolaborasi Guru Dan Orangtua Siswa Dalam Pembelajaran Daring. Koran Metro Riau, 20.

Hamalik, O. (2014). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Hermawan, A. (2019). “Kebijakan Dosen Mengurangi Plagiarisme Pada Karya Ilmiah Mahasiswa". IJIP: Indonesian Joournal of Islamic Psycology, 1 (2).

Husamah. (2013). Pembelajaran Luar Kelas Outdoor Learning. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Ives, C. D., Gordon, A., Oke, C., Raymond, C. M., Hehir, A., & Bekessy, S. A. (2017). Spatial Scale Influences How People Value And Perceive Green Open Space Open Space. Journal of Environmental Planning and Management, 61 (12).

Putri, A. P., Rahayu, R. S., Suswandari, M., & Ningsih, P. A. R. (2021). Strategi Pembelajaran Melalui Daring dan Luring selama Pandemi Covid-19 di SD Negeri Sugihan 03 Bendosari. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 2 (1), 1-8.

https://doi.org/10.37478/jpm.v2i1.728

Riskomar, D. (2004). Pedoman Praktis Pelaksanaan Outdoor dan Fun Games Activities. Jakarta: PT. Mandar Utama Tiga Books Division.

Riyana, C. (2019). Produksi Bahan Pembelajaran Berbasis Online. Modul Pembelajaran Universitas Terbuka Tangerang Selatan, 1–43

Slameto. (2013). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Sobron, A. N., Bayu, B., Rani, R., & Meidawati, M. (2019). Pengaruh Daring Learning terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar. Seminar Nasional Sains & Entrepreneurship VI, 1 (1).

Sutikno, M. S. (2009). Belajar dan Pembelajaran “Upaya kreatif dalam Mewujudkan Pembelajaran yang Berhasil”. Bandung: Prospect.

Uno, H. B., & Nurdin, M. (2011). Belajar dengan Pendekatan PAILKEM : pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, menarik. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Vera, A. (2012). Metode Mengajar Anak di Luar Kelas (Outdoor Study). Yogyakarta: DIVA Press.

Yusuf, Yusrizal Maulana. (2020). Artikel Metode Door-to-Door dalam Penyampaian Pembelajaran Guru terhadap Siswa. Kompasiana.com.

https://www.kompasiana.com/yusrizalmaulanayusuf3543/5ebc7832097f3628933ba5c3/metode-door-to-door-dalam-penyampaian-pembalajaran-guru-terhadap-siswa?page=all&page_images=1

Downloads

Published

2021-12-20