Penataan Kawasan Pendukung Wisata Budaya Keraton Kasepuhan Cirebon

Authors

  • Dhanendra Pandya Atidhira Universitas Pancasila
  • Dini Rosmalia Universitas Pancasila

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.9.d001

Keywords:

penataan, wisata budaya, Keraton Kasepuhan, ramah pejalan kaki

Abstract

Keraton Kasepuhan merupakan salah satu keraton di kota Cirebon yang bersejarah dan kaya akan nilai kebudayaan. Salah satu kekayaan budaya yang masih ada, yaitu Keraton Kasepuhan sebagai bentuk hasil akulturasi budaya sejak abad ke-16 hingga saat ini di wilayah Cirebon. Dengan demikian, keraton ini menjadi salah satu obyek wisata yang banyak diminati wisatawan yang berkunjung ke kota Cirebon. Namun, menariknya Keraton Kasepuhan tidak diimbangin dengan kondisi pemukiman sekitarnya yang masih belum tertata sebagai bagian dari mendukung wisata keraton, khususnya sebagai Kawasan wisata budaya yang ramah pejalan kaki. Dengan demikian, perlu dilakukan penataan ulang Kawasan sekitar Keraton Kasepuhan, maka dari itu paper bertujuan memberi gambaran penataan ulang Kawasan dalam rangka peningkatan daya tarik pariwisata kota Cirebon agar sesuai standar kawasan pendukung wisata.

References

Cirebon, B. P. S. K. (2019). Kota Cirebon dalam Angka 2018.

Darmawan, E. (2003). Teori dan Implementasi Perancangan Kota. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Harris, C. W., & Dines, N. T. (1998). Time-Saver Standards for Landscape Architecture. McGraw-Hill Publishing Company.

Kautsary, J. (2002). Pengembangan Jalur Pejalan Kaki yang Ramah (Manusiawi). PONDASI, 8(2), 103–113.

Plattus, A., Watson, D., & Shibley, R. G. (2003). Time-Saver Standards for Urban Design. McGraw-Hill Publishing Company.

Rosmalia, D, & Prasetya, L. E. (2018). Development of cultural tourism area based on the spiritual space of Cirebon Keraton. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 126, 012076. https://doi.org/10.1088/1755-1315/126/1/012076

Rosmalia, D. (2016). Pengaruh Kebudayaan Keraton terhadap Pola Ruang Lanskap Budaya Cirebon. Institut Teknologi Bandung.

Warpani, S. P. (2007). Pariwisata dalam Tata Ruang Wilayah. Penerbit ITB.

Wibowo, S. S. (2011). Ruang Pejalan Kaki yang Nyaman untuk Kawasan Perkotaan. Institut Teknologi Bandung.

Downloads

Published

2021-12-20