Pengaplikasian Teori Design Thinking dalam Pengerjaan Proyek
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.9.d029Keywords:
design thingking, kemampuan, perancangan, sterategiAbstract
Dalam bidang arsitektur mendesain merupakan kemampuan dasar dalam menciptakan suatu bangunan, kemampuan ini akan sangat berguna saat melakukan praktik. Dalam prosesnya tahap pemgembangan desain yang dalam proses merancang jika ditelaah secara tersirat mengkuti kaidah design thinking yang terdiri dari beberapa tahap yaitu acceptance, analysis, define, ideate, ideate selection, implementation, and evaluation. Pendekatan terhadap teori mengenai Design Thinking dibuat untuk memudahkan dalam merancang strategi dalam yang disusun secara sistematis. Dalam penerapannya seseorang yang berkecimpung didunia arsitektur melakukan praktik ini dalam dunia kerja yang jika ditelaah lebih mendalam mengenai teori–teori design thinking yang diterapkan secara tidak sadar dalam merancang subua proyek atau bangunan.
References
Cindy. (2010). Layout Ruang Sebagai Solusi Bagi Kebutuhan Kerja Sama Dalam Kantor Studi Kasus: Kantor Konsultan Arsitektur. Universitas Indonesia.
Koberg , Bagnall, Jim., D. (2003). The universal traveler : a soft-systems guide to creativity, problem-solving, and the process of reaching goals. Crisp Learning.
Lewrick, M., Link, P., & Leifer, L. (2020). The Design Thinking Toolbox. Wiley; 1st edition.
Rittel, H. W. J. (1988). The Reasoning of Designers. Universitat Stuggart.
Rowe, P. G. (1991). Design Thinking. Massachusetts Institute of Technology Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Muhammad Rizky Zaelani, Issa Samichat Ismail Tafridj

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




