Energi Terbarukan dan RPTRA Kota Layak Anak di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.9.f001%20Keywords:
energi, KLA, berkelanjutanAbstract
Pulau Tidung dengan kondisi kepulauannya memiliki persoalan khusus seperti naiknya permukaan air laut, pemenuhan kebutuhan air bersih, pengolahan limbah padat dan cairnya, pasokan listrik yang bergantung pada Kota Jakarta, hingga masalah pendidikan dan kesehatan anak. Permasalahan kebutuhan fasilitas kota bagi anak-anak yang dijamin oleh Undang-Undang tentang Kota Layak Anak menjadi perhatian dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini ditemukan kurang dimanfaatkannya energi terbarukan dan penerapan standar kota layak anak untuk wilayah kepulauan. Untuk memberi dasar penilaian tersebut telah dilakukan survei lokasi, wawancara dengan kelurahan, dengan penduduk dan anak-anak, dan anggota masyarakat lainnya, yang memperlihatkan belum maksimalnya pemanfaatan energi sumber daya alam, pendidikan anak yang tidak disesuaikan dengan kondisi Kepulauan dan standar kualitas pendidikan yang tidak memuaskan, sehingga terjadi kecenderungan anak-anak memilih sekolah lanjutan di Jakarta dan sekitarnya. Dengan kondisi seperti ini tidak dapat diharapkan suatu pembangunan kota yang berkelanjutan dan layak anak terlaksana di Pulau Tidung.
References
Dinas Hidrologis TNI-AL (1986). Tinggi Gelombang di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.
DP2T DKI Jakarta (1999). Kondisi Pasang Surut Kepulauan Seribu.
DP3AKB Jabar. (2019). Kota Layak Anak. www.dp3akb.jabarprov.go.id.
Gebreslassie, M. G. (2020). Solar home systems in Ethiopia: Sustainability challenges and policy directions. Sustainable Energy Technologies and Assessments, 42.
George, A., Boxionga, S., Arowob, M., Ndoloc, P., Chebetc, C., & Shimmonc, J. (2019). Review of solar energy development in Kenya: Opportunities and challenges. Renewable Energy Focus, 29.
Gubernur DKI (2017): PERGUB DKI No. 123, No. 40 Tahun 2016, dan No. 196 Tahun 2015. Pasal 4 Gubernur DKI (2017): PERGUB DKI Bab III No. 123.
Leaman, C. (2015). The benefits of solar energy. Renewable Energy Focus, 16 (5–6).
Lee, J., Shepley, M. (2019). Benefits of solar photovoltaic systems for low-income families in social housing of Korea: Renewable energy applications as solutions to energy poverty. Journal of Building Engineering, doi: https://doi.org/10.1016/j.jobe.2019.101016.
Marpaung, C. O. P. (2021). Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat Pulau Tidung, LPPM-UKI.
Rehman, S., Ahmed, M. A., Mohammed, M. H., & Al-Sulaiman, F. A. (2017). Feasibility study of the grid connected 10 MW installed capacity PV power plants in Saudi Arabia. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 80, 319–329.
Republik Indonesia (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Ps 28B:2.
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Peraturan No. 12 tahun 2011.
BPS DKI Jakarta, (2016). Pulau Tidung, Geography dan Kependudukan.
The World Bank (2017): - Open- Space Fixed PV System P Tidung.
- Persentase GTI vs GHI (%) Kemiringan Optimal Modul PV 10o P Tidung - Kep Seribu.
Siahaan, Uras. (2021). Laporan Penelitian Pulau Tidung, LPPM-UKI.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Uras Siahaan, Saut Munthe, Charles OP Marpaung, Stevanus Andi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




