Rumah Bersubsidi, Murah Saja Tidak Cukup

Authors

  • Muhammad Reza Universitas Brawijaya
  • Faradhiya Indra Kumala Universitas Brawijaya
  • Krisalfina Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.9.g045

Keywords:

kenyamanan hunian, minimalis, rumah bersubsidi

Abstract

Rumah subsidi menjadi jawaban atas kebutuhan papan masyarakat Indonesia terutama masyarakat menengah kebawah. Gaya minimalis yang menjadi standar estetika masyarakat modern pun ditawarkan dalam rumah subsidi. Akan tetapi, rumah subsidi ini nyatanya kurang sesuai dengan konsep minimalis dan pada dasarnya kurang menjawab kebutuhan masyarakat sebagai hunian yang nyaman dan aman. Hal itu dapat dilihat dari aspek kenyamanan visual, kenyamanan termal, kenyamanan spasial, dan kenyamanan lingkungan pada rumah subsidi yang tidak terpenuhi, ditambah dengan konsep minimalis yang dimaksud untuk menarik minat pembeli, namun akhirnya menjadi mis-persepsi standar minimalis rumah tinggal. Dengan demikian, perlu dipertimbangkan kembali mengenai konsep minimalis dan kenyamanan hunian pada rumah bersubsidi.

References

Daftar Pustaka

Ashadi. (2002). Teori Arsitektur Zaman Klasik hingga Modern. Jakarta : Arsitektur UMJ Press.

https://www.researchgate.net/profile/Ashadi-Ashadi/publication/341298328_TEORI_ARSITEKTUR_ DARI_ZAMAN_KLASIK_HINGGA_POSMODERN/links/5eb9cb34a6fdcc1f1dd2cd35/TEORI-ARSITEKTUR-DARI-ZAMAN-KLASIK-HINGGA-POSMODERN.pdf

Arifin, M., & Raidi, S. (2013). Karakteristik Fasad Rumah Minimalis di Surakarta. Jurnal Arsitekrur Sinektika, 13 (1), 52-61.

DOI: 10.23917/sinektika.v13i1.746

Ching, F. D. K. (1979). Arsitektur: Bentuk Ruang, dan Susunannya. Jakarta. Penerbit Erlangga.

Hendra, F. H. (2011). Tinggal di Rumah Minimalis dengan Gaya Hidup Tidak Minimalis Studi Kasus : Perumahan di Lingkungan Medokan Ayu Surabaya Timur. Prosiding Seminar Nasional Life Style And Architecture (SCAN#2:2011), 2, 538-544.

http://digilib.mercubuana.ac.id/manager/t!@file_artikel_abstrak/Isi_Artikel_484431641197.pdf

Mangunwijaya, J. B. (1995). Wastu Citra. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama.

Muchlis, A. F., & Kusuma, H. E. (2016). Persepsi Kriteria Kenyamanan Rumah Tinggal. Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2016, Malang. 105-110.

https://temuilmiah.iplbi.or.id/persepsi-kriteria-kenyamanan-rumah-tinggal/

Nandang, D. (2010). Persepsi Tren Arsitektur Minimalis pada Desain Arsitektural Perumahan. Tatal Jurnal Teknik Universitas Sultan Fatah Demak. 7 (1), 10-20.

https://e-jurnal.unisfat.ac.id/index.php/jt/article/view/110/66

Sumalyo, Y. (1997). Arsitektur Modern. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.

Youssef, M. N. A. (2014). Language of Minimalism in Architecture. Journal of Engineering and Applied Science, 61 (5), 413-435.

https://pdfcoffee.com/language-of-minimalism-in-architecture-pdf-free.html

Undang-Undang No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Peraturan Menteri No, 14 Tahun 2010 tentang Pengadaan Perumahan Melalui Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera.

Keputusan Menteri PUPR Nomor 242/KPTS/M/2020 tentang Standar Ukuran Rumah.

Keputusan Menteri Keuangan Nomor 290/KMK.05/2010 tentang Penetapan Pusat Pembiayaan Perumahan pada Kementerian Perumahan Rakyat.

Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat No. II/MPR/1988 tentang Garis-Garis besar Haluan Negara.

Undang-Undang No. 22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah. Lembaran Negara RI No. 92 Tahun 1999.

Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No. 1 tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Perkawinan.

Downloads

Published

2021-12-20