Preferensi Generasi Milenial terhadap Kriteria Hunian dan Kawasan Hunian yang Ingin Ditinggali
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.9.g061Keywords:
generasi milenial, hunian, kawasan, preferensiAbstract
Populasi generasi milenial yang terus meningkat beriringan dengan kebutuhan hunian atau rumah tinggal yang layak huni, berkualitas, serta terjangkau di masa mendatang. Fenomena ini akan menjadi peluang bagi arsitek dan pengembang dalam pengadaan hunian bagi generasi milenial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek-aspek penting yang menjadi preferensi bagi generasi milenial dalam memilih hunian dan kawasan yang ingin ditinggali. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan bersifat eksploratif dengan pendekatan grounded theory. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner daring yang dibagikan melalui grup/kelompok yang memenuhi kriteria, dengan pertanyaan yang bersifat terbuka. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dalam 2 tahapan yakni open coding dan selective coding. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 5 aspek penting yang menjadi preferensi terhadap hunian dan kawasan bagi generasi milenial, yakni karakteristik hunian, keberlanjutan dan kealamian, kenyamanan, tata ruang, dan kemudahan. Aspek-aspek preferensi terhadap kawasan yakni kawasan alami, urban, residensial, kawasan strategis, sub urban.
References
Amri, Nurmaida dkk. (2012). Pola Tatanan Ruang Rumah Tinggal di Perkotaan, Sesuai dengan Prinsip Islam. Hasanuddin University Repository.
Budiasih, (2014). Metode Grounded theory dalam Riset Kualitatif. Jurnal Ilmiah dan Bisnis, Vol. 9 No. 1.
BPSDM. (2020). Milenial dan Problematika Rumah Hunian. Artikel diakses melalui
https://bpsdm.pu.go.id/pusat3/post/milenial-dan-problematika-rumah-hunian
Gischa, Serafica. (2020). Kompas.com "Kota: Pengertian, Klasifikasi, Ciri, dan Fungsinya", diakses melalui https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/20/190000069/kota-pengertian-klasifikasi-ciri-dan-fungsinya.
Kementerian PUPR. (2019). Kementerian PUPR Dorong Generasi Millenial Miliki Rumah. Berita PUPR. diakses melalui
Kustianingrum, Dwi dkk. (2018). Sustainable Site : Kenyamanan Spasial pada Ruang Terbuka Publik Kampus Itenas Bandung. Jurnal Rekayasa Hijau. Vol. 2 No. 2
Lena, A. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Sembiring.
Nurdiani, Nina. (2014). Teknik Sampling Snowball dalam Penelitian Lapangan. ComTech Vol. 5 No. 2, pp 1110-1118.
Peraturan Pemerintah (PP) tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. LN.2021/No.26, TLN No.6628, jdih.setkab.go.id : 331 hlm.
Prabhandhari, Diah dan Yuwono, Arief Sabdo. (2014). Analisis Status Kualitas Udara Lima Kota Metropolitan di Indonesia. UT - Civil and Environmental Engineering [630]
Undang-Undang No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. LN.2011/No. 7, TLN No. 5188, LL SETNEG: 89 HLM
Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. LN.2007/NO.68, TLN NO.4725, LL SETNEG : 50 HLM
Yuliyanti, Ade dan Marlianti, Cici. (2021). Analisis Karakter Generasi Milenial dari Sudut Pandang Buya Hamka. Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman. Vol. 2 No.1
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Sarah Nadia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




