Optimasi Kondisi Iklim Mikro terhadap Unsur Kenyamanan Termal pada Bangunan Pendapa Ageng Mangkunegaran Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.9.h019Keywords:
Pendapa Ageng Mangkunegaran, kondisi iklim mikro, sistem ENVI-met, optimasi kenyamanan termalAbstract
Perubahan iklim yang terjadi dalam suatu lingkungan terbangun memberikan dampak yang signifikan terhadap tingkat kenyamanan termal pada lingkungan dan bangunan yang terdapat pada kawasan tersebut. Terlebih ketika lingkungan dan bangunan tersebut merupakan salah satu aset cagar budaya yang masih berperan fungsinya dalam kegiatan yang bersifat sakral, salah satunya adalah bangunan Pendapa Ageng Mangkunegaran Surakarta. Pendapa merupakan salah satu elemen arsitektural pada tatanan ruang pada arsitektur Jawa, yang keberadaanya menyatu dan menjadi bagian dari ruang luar, dan seringkali disebut sebagai elemen bangunan semi-tertutup karena bentuk dan kondisi fisiknya yang tanpa dinding. Pendapa Ageng Mangkunegaran merupakan salah satu pendapa terbesar di Indonesia, menjadikan ini sebagai salah satu yang khas untuk dikaji terkait optimasi kenyamanan termal lingkungan yang diperoleh dari kondisi iklim mikro. Penelitian ini bertujuan merumuskan pengaruh kondisi iklim mikro yang terdapat baik di sekitar lingkungan maupun bangunan di dalam pendapa terhadap kondisi termal yang diperoleh. Hasil penelitian ini akan mengarahkan pada optimasi terhadap kondisi iklim mikro supaya dapat diperoleh hasil kenyamanan termal yang ideal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif yang didukung oleh simulasi eksperimental melalui analisis komputasi ENVI-met. Penelitian ini dilaksanakan melalui tiga tahap, yakni tahap pertama berupa tahap empiris pengukuran kondisi iklim mikro, tahap kedua berupa simulasi menggunakan ENVI-met untuk mengetahui kondisi termal yang tercipta dari elemen lanskap di sekitar pendapa ageng dan area yang dinaungi oleh atap pendapa, tahap ketiga adalah upaya optimasi berdasarkan hasil simulasi yang diperoleh berupa rekomendasi yang bertujuan untuk menciptakan kondisi iklim mikro yang ideal.
References
Dalong Liua, Songshu Hua, Jiaping Liua. (2020). Contrasting The Performance Capabilities of Urban Radiation Field Between Three Microclimate Simulation Tools. Building and Environment 175
Grey, G.W & F.I Deneke, (1978). Urban Forestry. London: John Wiley & Sons.
Groat, L. & Wang, D. (2002). Architectural Research Methods. New York: John Wiley & Sons.
Hyon-U Kim, Sang-Il Jong. (2020). Development of A System for Evaluating The Flow Field Around A Massive Stadium: Combining A Microclimate Model and A CFD Model. Building and Environment 172
Karyono, Tri Harso. (1999). Arsitektur, Kemapanan, Kenyamanan dan Penghematan Energi. Jakarta: Catur Libra Optima.
Katia Perini, Ata Chokhachian, Sen Dong, Thomas Auer. (2017). Modeling and Simulating Urban Outdoor Comfort: Coupling ENVI-Met and TRNSYS by Grasshopper. Energy and Buildings 152; 373–384.
Krisnawati, Eny. (2014). Tinjauan Aspek Budaya Pada Pura Mangkunegaran Surakarta Dalam Upaya Menggali Ide Konsep Rumah Tinggal Jawa. Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur. Surakarta: UTP.
Lippsmeier, Georg. (1997). Bangunan Tropis. Jakarta: Erlangga.
Nicol, Fergus. 2004. Adaptive Thermal Comfort Standards in The Hot-Humid Tropics. UK: Elsevier.
Peter J. Crank, David J. Sailor,1, George Ban-Weiss, Mohammad Taleghani. (2018). Evaluating the ENVI-met Microscale Model for Suitability in Analysis of Targeted Urban Heat Mitigation Strategies. Urban Climate 26; 188–197
Soegijanto, (1998). Bangunan di Indonesia dengan Iklim Tropis Lembab ditinjau dari Aspek Fisika Bangunan. Jakarta: Dirjen Pendidikan Tinggi dan Kebudayaan.
Tania Sharmin, Koen Steemers, Andreas Matzarakis, (2017). Microclimatic Modelling in Assessing The Impact of Urban Geometry On Urban Thermal Environment. Sustainable Cities and Society 34; 293–308
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Bonifacio Bayu Senasaputro, J. Ade Prasetya, Rosalia Rachma Rihadiani, Krisprantono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




