Melankolia Para Korban Gempa tentang Omah Jembar

Authors

  • Priyo Pratikno Universitas Sanata Dharma

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.9.i032

Keywords:

omah jembar, membangun dengan puing, melankolia, fetis

Abstract

Masyarakat korban bencana gempa bumi 2006 Yogyakarta membangun kembali tempat tinggalnya (omah jembar) yang luluh-lantak secara mandiri mereka. Berbagai keterbatasan seperti tenaga kerja, ketrampilan, dan material, mengharuskan mereka menggunakan kembali puing-puing reruntuhan bangunan lama agar omah jembar dapat ditinggali lagi. Rasa kehilangan tempat tinggalnya di depan mata kepala sendiri sangat menyedihkan dan mereka kehilangan (melankolia) baik fisik maupun memori mereka. Makalah ini menjelaskan fenomena melankolia dan laku perkabungannya (mourning) dengan metode kualitatif deskriptif berdasarkan data sekunder. Analisis dilakukan berdasar sekuen temporal beberapa saat setelah gempa dicocokkan dengan kondisi rumahnya yang sekarang. Hasilnya menunjukkan bahwa hunian baru yang mereka buat jauh dari kriteria omah jembar sebagaimana yang mereka ingini. Namun melalui laku melankolia mereka berhasil membangun kembali huniannya, melalui berbagai penyangkalan (disavowal), dalam kategori yang menawarkan kebaruan dan berhasil menyembuhkan luka akibat perkabungannya melalui cara-rara yang fetis.

References

Comay, R. (2017). The Sickness of Tradition: Between Melancholia and Fetishism. Stanford University.

Freud, S. (1935). Mourning and Melancholia. The Journal of Nervous and Mental Disease, 56 (5). 543-545.

Lacan, J. (2019). Desire and its Interpretation: The Seminar of Jacques Lacan Book VI. Polity Press.

Pratikno, P. (2016). Pemikiran Modernisme dan Arsitektur Indonesia Moderen. Yogyakarta: K-Media.

Rohidi, T. R. (2000). Ekspresi Seni Orang Miskin. Bandung: Penerbit Nuansa.

Saukko, P. (2017). Metodologi Penelitian; Melakukan Riset dalam Kajian Budaya Pengantar ke Aneka Pendekatan Metodologis Klasik maupun Baru. Ringkasan Kuliah Program Magister Ilmu Religi dan Budaya, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Setiawan, C. (2013). Karl Marx: Ajaran dan Pertentangannya. Nasional Geografi.

Sunardi, St. (2020). Melankolia, Mengungkit Pengalaman untuk Berkomunikasi tentang Masyarakat Lewat Seni (tidak dipublikasi). Yogyakarta, Program Doktoral, Universitas Sanata Dharma.

Sunoko, K. (2017). Penggunaan Kembali [Reuse] Bahan Bangunan Reruntuhan dalam Arsitektur Tanpa Arsitek Pada Pasca Gempa di Bantul, Disertasi (tidak dipublikasikan). Surabaya, Program Doktor Jurusan Arsitektur, FTSP, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Thamrin, MY. Louis Menand; Karl Marx, Kemarin dan Hari Ini, Nasional Geografi.

Downloads

Published

2021-12-20