Bentuk Permukiman di Bantaran Sungai Deli Kecamatan Medan Labuhan
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.8.a017Keywords:
tepi sungai, pemukiman, bentukAbstract
Di kota Medan, pertumbuhan penduduk meningkat mempengaruhi letak pemukiman di kota. Pemukiman di tepi sungai adalah cara untuk mengalihkan penduduk kota ke pinggiran ke kota. Peningkatan pertumbuhan populasi membuat pemukiman menjadi lingkungan yang berkualitas buruk. Hubungan masyrakat dan alam yang tidak baik menyebabkan terjadinya banjir tanpa perencanaan yang baik, permukiman menjadi permukiman spontan dan tidak teratur. Kabupaten Medan Labuhan adalah kabupaten yang memiliki permukiman di sisi sungai Deli. Medan Labuhan. Kabupaten Medan Labuhan adalah daerah yang berbatasan dengan wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kawasan pemukiman di pinggir sungai Deli, Kabupaten Medan Labuhan dan untuk membuat konteks konsep pemukiman di tepi sungai Deli, Kabupaten Medan Labuhan. Metode penelitian yang digunakan oleh metode kualitatif. Metode pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Pengamatan dilakukan dengan mengamati bentuk pemukiman dari permukiman spontan di Labuhan Medan. Penilitian yang bertujuan untuk menghasilkan konteks konsep permukiman bantaran sungai Deli Kecamatan Medan Labuhan. Dimana kontkes konsep perlu di analisa untuk menghasilkan permukiman yang bebas dari banjir dan menggunakan sungai dengan baik. Peneltian ini juga akan dibuat untuk dibandingkan dengan kebijakan pemerintah. Penelitian ini juga bermanfaat bagi Pemerintah Kota Medan untuk dapat membuat kebijakan yang lebih jelas terkait dengan aturan pembangunan di wilayah tepi sungai Deli.
References
Ali, M., H., & Sulaiman, M., S (2006). The Causes and Consequences of the Informal Settlements in Zanzibar. Informal Settlements: Policy, Land Use and Tenure.
Doxiadis, C. A. (1968). An Introduction To The Science Of Huma Settlements Ekistics. London: Hutchinson of London.
Eldefrawi, S. (2013). Impact Of Physical Structure Of Informal Settlements On The Social Integration Of Residents. Paper presented at the International RC21 Conference.
Erman, T. (1998). Semi-public/semi-private spaces in the experience of turkish migrant women in a squatter settlement. Ankara, Migration undo¨ffentlicher Raum.
Fitri,M., Harun, I., & Triyadi, S. (2017). A Typology of Residents of Settlement in Urban Riverbank, Indonesia. Journal of Economics and Sustainable Development.
Hurskainen, P. (2004). The informal settlements of Voi. Taita Hills and Kenya seminar. reports and journal of a field excursion to Kenya. Expedition Expedition reports of the Department.
Kauko, T., Goetgeluk, R., & Priemus, H. (2009). Water in residential environmentali. Built Environment.
Kumbetogˇ lu, B. (1992). Women’s Informal Sector Contribution to Survival of their Household in Urban Turkey. Marmara University; Sos.Bil.Enst.Unpublished PhD thesis. Istanbul.
Mahmud, S., & Kienast, U. (2001). Spontaneous Settlements in Turkey and Bangladesh: Preconditions of Emergence and Environmental Quality of Gecekondu Settlements and Bustees. Elsevier Science Journal.
Mohamed, A, A., & Mohareb, N. (2015). Social networks in space of unplanned settlements in Cairo metropolitan area. SSS10 Proceedings of the 10th International Space SyntaxSymposium. London, UK.
Prayitno,B. (2003). Model Penataan Permukiman Tepian Sungai Berbasis Budaya Huni Kota Air. Quality In Research.
Rapoport, A. (1977). Human Aspects of Urban Form. Towards a Ma-Environment Approach to Urban Form and Design.
Sanjay, U. (200). “Introduction”. Architecture for Kutch: reinterpreting the lifestyle, culture, crafts and architecture of Kutch reg ion in new housing.
Sarkar, A (2010). Analysis of Human Settlement Patterns Using RS and GIS in the Plains of WestBengal: ETaverse . The On-Line Indian Journal of Spatial Science.
Shehayeb D. (2009). GTZ report: Cairo’s Informal Areas between Urban Challenges and Hidden Potentials.
Taylor, L. (1980). Urbanized Society. Goodyear Puiblishing Company Inc. Santa Monica, California.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 B. O. Y. Marpaung, Baby P. B. Sembiring

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




