Ekologi dan Budaya Pembentuk Permukiman Tepi Air di Kecamatan Pangururan

Authors

  • B. O. Y. Marpaung Universitas Sumatera Utara
  • Robin Senders Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.8.a029

Keywords:

ekologi, permukiman, tepi air

Abstract

Proses pembentukan pemukiman tidak terlepas dari pengaruh ekologi dan pengaruh sosial budaya. Unsur-unsur alami, yaitu matahari, iklim, topografi tanah, dan cara hidup manusia saling bersinergi satu sama lain sehingga permukiman dapat tercipta dan berkembang. Hal tersebut juga berlaku terhadap permukiman tepi air, meskipun permukiman yang terletak di tepi air menghadapi masalah iklim yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari tentang perkembangan permukiman tepi air dan pengaruh elemen ekologi, sosial dan budaya dalam membentuk permukiman tepi air di Kecamatan Pangururan. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif, dengan melakukan pengamatan dan wawancara. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk menemukan konsep permukiman tepi air berbasis ekologi, sosiologi, dan budaya yang mendukung kehidupan masyarakat yang tinggal di permukiman ini.

References

Dwisusanto, Y. B., Pujianto, F., Hansen, C., & Nawang, M. N. (2013). Tatanan Permukiman Sepanjang Sungai sebagai Perwujudan Ekologi Masyarakat. Research Report-Engineering Science, 2.

Frick, H., & Suskiyatno, F. B. (2007). Dasar-Dasar Arsitektur Ekologi Seri 1. Semarang: Kanisius Yogyakarta.

Marwasta, D., & Priyono, K. D. (2007). Analisis Karakteristik Permukiman Desa-Desa Pesisir di Kabupaten Kulonprogo.

Marpaung, B. O. Y., & Madya, A. (2009). Fenomena Terbentuknya Kampung Kota oleh Masyarakat Pendatang Spontan. Medan: CV Suryaputra Panca Mandiri.

Nur, T. K. H. M., Antariksa, A., & Sari, N. (2010). Pelestarian Pola Permukiman Masyarakat Using di Desa Kemiren Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Tata Kota dan Daerah, 2 (1), 59-73.

Setiawan, T., & Medan, B. A. (2010). Bentuk adaptasi lingkungan pada permukiman tradisional di danau Toba. dalam BAS, 13 (25).

Sangalang, I., & Adji, F. F. (2014). Pengaruh Kondisi Hunian Dan Lingkungan Terhadap Keberlanjutan Permukiman Tepi Sungai Studi Kasus: Kampung Pahandut Dan Desa Danau Tundai Di Kota Palangka Raya. Jurnal Perspektif Arsitektur, 9 (2).

Yodsurang, P., Hiromi, M., & Yasufumi, U. (2015). A Traditional Community in the Chao Phraya River Basin: Classification and Characteristics of a Waterfront Community Complex. Asian Culture and History, 8 (1), 57.

Downloads

Published

2019-12-20