Kajian Morfologi Bentuk Fasad Meunasah di Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara

Authors

  • Armelia Dafrina Universitas Malikussaleh
  • Soraya Masthura Hasan Universitas Malikussaleh
  • Nova Purnama Lisa Universitas Malikussaleh
  • Subur Universitas Malikussaleh

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.8.a094

Keywords:

fasad, meunasah, teori morfologi

Abstract

Aceh sangat terkenal akan keberadaan Meunasah. Masyarakat Aceh sendiri melihat bentuk Meunasah ditiap daerah memiliki persamaan dan perbedaan. Dari segi fasad, morfologi bentuk. Perlu dikaji lebih dalam mengenai fasad dan morfologi bentuk Meunasah di beberapa Meunasah yang diteliti agar mendapat studi banding dari yang terlihat sebenarnya secara nyata. Meunasah di Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara sebagai salah satu lokasi kajian penelitian yang diambil. Tujuanya adalah agar nantinya masyarakat Aceh mengetahui dan memahami morfologi bentuk fasad dibeberapa Meunasah Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara dengan melakukan beberapa metode dan tinjauan dari beberapa teori para ahli seperti : Krier (1988) dalam Mulyati (1996) menyebutkan bahwa sebuah karakter arsitektural dapat dilihat dengan sangat mudah, yaitu dengan cara mengamati sebuah fasad bangunan, susunan dari keberagaman (intensitas) ciri-ciri karakteristik sebuah objek, yang meliputi terdiri atas warna, bentuk, garis, tekstur, memberikan kualitas khusus dan dapat membedakannya dalam objek lain dan Krier (1988) kriteria tatanan dan penataan fasad (irama, keseimbangan (balance), titik berat (point of Interest). Sehingga masyarakat akan mengetahui dari segi perbedaan dan persamaan dari tiap bangunan Meunasah yang ada di seputaran Meunasah yang ada di Muara Batu Kabupaten Aceh Utara sekarang.

References

Abdullah, T. (ed). (1983). Agama dan Perubahan Sosial, Jakarta: CV Rajawali.

Zakaria, A. (1972). Sekitar Kerajaan Aceh dalam Tahun 1520–1675, Medan: Monora.

Alfian (1989). Ulama dalam Masyarakat Aceh, dalam Islam di Asia Tenggara Perspektif Sejarah. Jakarta: LP3S.

Ching, F. D. K. (2006). Arsitektur: From, Space and Order Third Edition, John Wiley dan Sond, Inc. Terjemahan H. Situmorang. 2008. Arsitektur: Bentuk Ruang dan Tatanan. Edisi ketiga. Jakarta: Erlangga.

Hurgronje, C. S. (1996). Aceh Rakyat dan Adat Istiadat, Jakarta: INIS

Irawan, S. (2000). Metode Penelitian Social. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ismuha. (1976). Ulama Aceh dalam Perspektif Sejarah, dalam Monografi Lembaga Ekonomi dan Kemasyarakatan, Jakarta: LEKI, bersama Depag. RI.

Kamurahan, S. R. (2014). Studi Persepsi Masyarakat Terhadap Estetika Desain Fasade Bangunan dengan Pendekatan Teori Subyektif. Manado. Jurnal Media Matrasain.

Koentjaraningrat (1990). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Krier, R. (1988). Architecture Composition. New York: Rizolli.

Mulyati, A. (1996). Pola Spasial Permukiman Kampung Kauman Yogyakarta. Tesis Tidak Dipublikasikan. Yogyakarta: Prodi Arsitektur Jurusan Ilmu-ilmu Teknik PPS-UGM.

Ronald, A. (2008). Kekayaan dan Kelenturan Arsitektur. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Runa, I. W. (2004). Sistem Spasial Desa Pegunungan di Bali dalam Prespektif Sosial Budaya. Disertai Tidak Dipublikasikan. Yogyakarta: Teknik Arsitektur, PPS-UGM.

Schulz (1981). Dalam Ronald Arya. (2008). Kelenturan dan Kekayaan Arsitektur. Surakarta: Lembaga Penerbit UMS.

Syamsuddin, T. (1993). ”Peranan Meunasah Sebagai Pusat Pendidikan dalam Masyarakat Aceh”, Majalah Jeumala, diterbitkan oleh: Lembaga Adat dan Kebudayaan Aceh (LAKA), No. 5, Maret – April. 1993.

Zackya (2015). Tujuh prinsip desain arsitektur : tekanan atau point of interest. http://jporo.blogspot.co.id/2015/03/7-prinsip-desain-arsitektur tekanan.html?m=1 (Diakses 12 juni 2016).

H. M. Syadli, Z. A. (2003). Pendidikan Islam di Kesultanan Aceh : Ulama, Meunasah dan Rangkang. Al Qalam, 20 (96) (Januari-Maret 2003).

Ibrahim, M. (2014). Dayah, Masjid, Meunasah Sebagai Lembaga Pendidikan dan Lembaga Dakwah di Aceh. Jurnal Al–Bayan 21 (30)

Kusumawardhani, R. P., & Suryasari, N. (2016). Komposisi Pada Fasade Masjid Agung Jami’ Malang. Periode 1910, 1940, dan 2016. Antariksa : Arsitektur e-Journal, 9 (2).

Kurniawan, S. (2014). Masjid Dalam Lintasan Sejarah Umat Islam: Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak Jurnal Khatulistiwa, Journal of Islamic Studies 4 (2).

Nugroho, A. M., Setyabudi, I., & Antariska (2012). Tipologi dan Morfologi Arsitektur Jengki di Kota Malang dan Lawang. Arsitektur e-Journal 5 (1).

Syahrozi (2013). Morfologi Bentuk Tapak (Studi Kasus Huma Gantung Buntoi). Jurnal Prespektif Arsitektur 8 (1).

Sastra, M. S. (2016). Kajian Estetika Bentuk Pada Fasad Perumahan Real Estate Di Yogyakarta Inersia 12 (1).

Wahyudin (2018). Kajian Tipologi Rumah di Seputaran Daerah Aliran Sungai Lae Soraya Kota Subulussalam (Studi Kasus: Kampong Pasar Rundeng). Lhokseumawe : Skripsi. Universitas Malikussaleh.

Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Gampong (DRPJMG) 2018.

Downloads

Published

2019-12-20