Penerapan Psikologi Arsitektur pada Desain Interior TK Masakecil: Pengaruhnya terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.13.c075Keywords:
anak usia dini, desain interior, perkembangan kognitif, psikologi arsitektur, ruang belajarAbstract
Anak usia dini (0–8 tahun) berada dalam masa perkembangan yang krusial dan sensitif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, dibutuhkan lingkungan belajar yang optimal, salah satunya melalui pendekatan psikologi arsitektur. Sayangnya, pemahaman tentang pendekatan ini masih terbatas, khususnya pada lembaga PAUD di Indonesia. Penelitian ini menganalisis bagaimana penerapan psikologi arsitektur pada elemen ruang di TK Masakecil berdampak terhadap perkembangan kognitif anak. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan studi literatur. Hasilnya menunjukkan bahwa prinsip-prinsip psikologi arsitektur dalam desain interior TK Masakecil secara signifikan mendukung aspek-aspek perkembangan kognitif anak usia dini.
References
Hidayati, T. S., Iswati, T. Y., & Pramesti, L. P. Penerapan Psikologi Arsitektur pada Fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini dan Sekolah Dasar di Kota Surakarta. ARSITEKTURA, 15(2), 476-482.
Khadijah, K. (2016). Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. Perdana Publishing
Nabilah, D. P., Hardiyati, H., & Sumaryoto, S. (2020). Penerapan Psikologi Arsitektur Pada Perancangan Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini Di Surakarta. Senthong, 3(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Chika Dewi Oetami, Agus Suparman, Agus Dharma Tohjiwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




