Penerapan Taman Edukasi pada Perancangan Theme Park dengan Tema “NusaFantasy”

Authors

  • Sani Divantri Sinaga Universitas Komputer Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.13.c083%20

Keywords:

budaya tradisional, sejarah, hiburan edukasi

Abstract

Perubahan pola hidup dan kemajuan teknologi di era modern telah menggeser cara generasi muda mengenal sejarah dan budaya bangsa. Informasi yang cepat dan hiburan berbasis digital membuat warisan budaya tradisional kurang diminati, sehingga nilai sejarah risiko memudar dari kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi permasalahan ini, dibutuhkan ruang yang mampu menampung, mengemas, dan menghadirkan sejarah serta budaya dalam bentuk yang interaktif, menarik dan mudah diakses. Nusa Fantasia Park dirancang sebagai taman rekreasi tematik berbasis edutainment yang memadukan unsur pendidikan dan hiburan. Konsep ini terbagi dalam empat zona utama Kerajaan Nusantara, Alam Nusantara, Sejarah Nusantara serta Mitologi dan Legenda Nusantara yang mengintegrasikan arsitektur tematik, lanskap budaya dan teknologi seperti Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR) dan hologram. Melalui pendekatan tersebut, taman ini diharapkan mampu membangkitkan rasa bangga, memperkuat identitas nasional serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi.

Downloads

Published

2025-12-20