Dinamika Perubahan Penggunaan Lahan terhadap Potensi Pemanfaatan Air Hujan pada DAS Tallo di Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.8.c019Keywords:
Penutupan Lahan, sumber air baku, aliran permukaan, curah hujanAbstract
Penyediaan air bersih merupakan perhatian utama di banyak daerah termasuk Makasssar. Perubahan tutupan lahan berdampak pada penambahan atau penurunan hasil air. Kegiatan penggunaan lahan yang mengubah lanskap di daerah aliran sungai seringkali dapat mempengaruhi hasil air. Upaya yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sumber air baku perkotaan dengan memanfaatkan potensi air hujan. Penelitian ini bertujuan menentukan aliran permukaan di DAS Tallo dan melihat sub-air yang mengalami perubahan dalam ketersediaan air. Penambahan tutupan lahan terjadi pada permukiman dan pertanian lahan kering sedangkan pengurangan tutupan lahan terjadi pada tutupan sawah dan semak belukar. Curah hujan di DAS Tallo dilakukan pada dua stasiun pengukuran dengan jumlah curah hujan setiap tahunnya. Hasil pengukuran diperoleh curah hujan di DAS Tallo pada tahun 2002 sebesar 5.529 mm/pertahun mengalami peningkatan tahun 2007 sebesar 7.331 mm/pertahun dan pada tahun 2012 mengalami penurunan sebesar 2.680 mm/pertahun. Pengaruh perubahan tutupan lahan akan mempengaruhi serapan air hujan di permukaan.
References
Asdak, C. (2010). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Arsyad, S. (2010). Konservasi Tanah dan Air. Edisi Kedua. Bogor: IPB Press
Anila, C., dkk. (2015). Pola Ruang Penggunaan Lahan untuk Mitigasi Erosi, Sedimen dan Stabilisasi Debit Air di Daerah Aliran Sungai Mamasa. Makassar: Universitas Hasanuddin
Ditjen Bina Pengelolaan DAS dan Perhutanan Sosial. (2014). Modul Tutorial SWAT : Soil & Water Assesment Tool. Jakarta: Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.
Erlangga, G. (2013). Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan Terhadap Ketersediaan Air di DAS Jlantah Hulu Kabupaten Karanganyar Tahun 2009-2013. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Musdalifah. (2015). Estimasi Tutupan Lahan Tahun 2022 pada Daerah Aliran Sungai Maros. Makassar: Skripsi Universitas Hasanuddin.
P3E SUMA. (2015). Ketersediaan Air dan Arahan Pengendalian Pembangunan di Kawasan Strategis Nasional Mamminasata. Makassar: Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku.
Ritung, S., Wahyunto, Agus. F., & Hidayat, H. (2007). Panduan Evaluasi Kesesuaian Lahan dengan Contoh Peta Arahan Penggunaan Lahan Kabupaten Aceh Barat. Bogor: Balai Penelitian Tanah dan World Agroforestry Center.
Samekto, C., & Winata, E. S. (2010). Potensi Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Jakarta: Pusat Teknologi Lingkungan-BPPT.
Sandri, D. (2016). Pola Perkembangan Penggunaan Lahan dan Struktur Ruang di Sekitar Wilayah Eskploitasi Minyak Bumi di Kota Duri. Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota: UNDIP. 12 (4), 361 – 372. Desember 2016
Syam, M. A. (2015). Pemodelan Air Tanah untuk Prediksi Aliran dan Dampak Negatif Pengambilan Air Tanah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 M. Yahya, Ananto Yudono, Arifuddin Akil, Farouk Maricar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




