Kajian Kenyamanan pada Fasilitas Pendukung Pariwisata di Desa Tomok

Authors

  • Nurlisa Ginting Universitas Sumatera Utara
  • Siti Rahma Aritonang Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.8.c063

Keywords:

fasilitas pendukung pariwisata, kenyamanan, self-efficacy

Abstract

Self-efficacy sangat penting pada kawasan pariwisata karena berkaitan dengan kualitas hidup dan dibangun oleh aspek-aspek yang menjadi fokus pariwisata. Pariwisata di Desa Tomok semakin berkembang. Kenyamanan, keamanan, aksesibilitas, dan kepercayaan wisatawan adalah elemen dari fasilitas pendukung pariwisata. Elemen-elemen itu akan meningkatkan self-efficacy wisatawan ke tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kenyamanan wisatawan pada fasilitas pendukung pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan observasi, wawancara dengan informan kunci, dan mendistribusikan kuesioner. Temuan ini adalah nilai kenyamanan fasilitas pendukung pariwisata di lokasi penelitian.

References

Ginting, N. (2016). “How Self-Efficacy Enhance Heritage Tourism in Medan Historical Corridor, Indonesia.” Procedia-Social and Behavioral Sciences, 234, 193–200.

Wang, S., & Xu, H. (2015). “Influence of Place-Based Senses of Distinctiveness, Continuity, Self-Esteem and Self-Efficacy on Residents’ Attitudes toward Tourism.” Tourism Management, 47, 241–50.

Twigger-Ross, C., L. & Uzzell, D. L. (1996). “Place and Identity Processes.” Journal of Environmental Psychology, 16 (3), 205–20.

Amsyar, S. (2015). Pengaruh Kekumuhan Permukiman Terhadap Kenyamanan Sosial Penghuni Di Kelurahan Dadapsari Semarang. [Tesis], Semarang (ID): Universitas Diponegoro.

Ginting, N., Rahman, V., & Nasution, A. D. (2018). “Distinctiveness, Continuity, Self-Esteem, & Self-Efficacy in Tourism of Karo Regency, Indonesia.” Asian Journal of Quality of Life. 3 (13), 29–38.

Hakim, R. (1993).Unsur Perancangan Dalam Arsitektur Lansekap. Jakarta: Bumi Aksara.

Zakaria, J., & Ujang, N. (2015). “Comfort of Walking in the City Center of Kuala Lumpur.” Procedia-Social and Behavioral Sciences. 170, 642–52.

Sofi, C., & Susilowati, D. M. H. (2017). “Faktor Pengaruh Pola Pergerakan Wisatawan di Kota dan Kabupaten Tegal” Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar. 8.

Suwena, I. K., & Widyatmaja, I. G. N. (2017). “Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata.” Analisis Pariwisata 58–72. Yoeti, O. A. (2003). Tours And Travel Marketing. Jakarta: Pradnya Paramita.

Ginting, N., & Sasmita. (2018) Developing tourism facilities based on geotourism in Silalahi Village, Geopark Toba Caldera Toba. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science.

Downloads

Published

2019-12-20