Karakter Desain Ruang Salat Berbasis Syariat di Pusat Perbelanjaan Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.8.d001Keywords:
karakter, desain, ruang salat, MedanAbstract
Indonesia dengan populasi ± 240 juta jiwa memiliki mayoritas penduduk 85% beragama Islam. Dalam Islam terdapat aktivitas ibadah 5 kali sehari yang dijalankan Muslim sepanjang hidup, yakni salat. Fenomena saat ini, masyarakat perkotaan kerap kesulitan menemukan ruangan layak untuk melaksanakan salat pada bangunan publik. Meskipun terdapat masjid, namun keberadaan ruang salat yang aksesibel di dalam bangunan publik juga sangat penting. Keberadaan ruang salat pada bangunan publik khususnya shopping mall menjadi penting sebab pusat perbelanjaan lazimnya menerapkan konsep ‘one-stop-shopping’. Hal ini memungkinkan pengunjung menghabiskan waktu cukup lama di dalam bangunan termasuk mencakup waktu pelaksanaan salat. Tinjauan terhadap shopping mall di kota Medan mengindikasikan bahwa meski shopping mall memiliki ruang salat, namun kelayakan desainnya masih kurang memadai ditinjau dari sudut pandang syariat maupun arsitektural. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan data triangulasi dari studi banding, literatur, survey, wawancara dan kuisioner. Hasil penelitian adalah kriteria desain ruang shalat pada bangunan shopping mall.
References
Center, I. C. (2010). Shopping Mall. USA: ICSC.
Ekomadyo, A. S. (2012). Kajian Relasi Sosio-Spasial antara Masjid dan Pasar: Kajian atas Kontribusi Islam dalam Urbanitas Kontemporer. Seminar Nasional Arsitektur Islam 2, pp. 89-94. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Hamid, A. B., M. Z., Wahab, M. H., & Alias, A. (2015). Design of Prayer Room in Shopping Mall: A Feasibility Study. International Colloquium of Art and Design Education Research (i-CADER 2014), pp. 631-640. Melaka, Kuala Lumpur: Springer.
Hamid, A. B., Taib, M. Z., Wahab, M. H., & Alias, A. (2014). The Design and Environmental Aspects of the Prayer Room. Islamic Perspectives, Relating to Business, Arts, Culture and Communication. Proceedings of the 1st ICIBACC 2014, pp. 149-159. Melaka: Springer.
Majid, N. H., Denan, Z., Abdullah, F. H., & Noor, M. S. (2015). Shariah Compliance Hospitality Building Design: A Malay Muslim Oriented Architecture. Procedia - Social and Behavioral Sciences 201, 136 – 145.
Medan, D. T. (2010). Rencana Detail Tata Ruang Kota Medan. Medan: Pemerintah Daerah Kota Medan.
Mokhtar, A. (2009). Design Standards for Muslim Prayer Facilities within Public Buildings. ARCC 2009 - Leadership in Architectural Research, Between Academia and the Profession, pp. 164-169. Dubai: ARCC.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta Bandung.
Wah, L. C., & Architecture Malaysia (Majalah Akitek). (2004). Built for prayer –Putrajaya
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Sylviana Mirahayu Ifani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




