Nilai-Nilai Signifikan Dark Heritage dalam Perspektif Perencanaan Pusaka Pasca-Tsunami di Banda Aceh
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.8.d020Keywords:
nilai, dark side, pusaka, religiusAbstract
Dalam beberapa dekade terakhir, telah terjadi pergeseran makna pusaka dari pemikiran “bagaimana cara memastikan sebuah objek pusaka tidak akan dihancurkan” menjadi “nilai-nilai apa yang dimiliki sebuah objek pusaka dan bagaimana cara terbaik untuk melestarikan nilai-nilai pusaka tersebut”. Kajian dan penelitian mengenai pusaka di wilayah perkotaan telah banyak dilakukan, tetapi belum banyak yang membahas lebih mendalam karakteristik nilai-nilai signifikan pusaka sebagai pertimbangan dalam menentukan pusaka perkotaan. Nilai-nilai pusaka yang melekat hanya dipertimbangkan dari karakteristik positif dan baik sehingga banyak peristiwa luar biasa yang berdampak negatif seperti konflik dan bencana alam maha dahsyat akan dilupakan untuk generasi mendatang. Permasalahan yang kemudian terjadi adalah adanya pengabaian dimensi gelap dari pusaka akibat suatu peristiwa luar biasa yang berpotensi menimbulkan konflik karena dianggap bernilai negatif padahal perspektif nilai-nilai yang komprehensif dan pertimbangan nilai-nilai dari dark side merupakan salah satu faktor penting di dalam keberhasilan pelestarian kawasan pusaka di perkotaan. Penelitian ini bermaksud meneliti keterkaitan nilai-nilai dari dimensi dark side di kawasan pusaka perkotaan sebagai bahan pertimbangan dalam menetapkan sebuah objek dan tempat sebagai pusaka. Penelitian ini memakai paradigma konstruktivis dengan pendekatan interpretatif karena berupaya mengkonstruksikan keberadaan nilai-nilai signifikan kultural dalam persepsi publik memandang sebuah kawasan sebagai pusaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai signifikan yang paling utama bagi mereka yaitu religius, memori, sejarah, trauma, ketangguhan dan sosial.
References
Coleman, V. (2004). Heritage and sustainability: A Discussion paper, NSW Heritage Office, National Trust of Australia.
UNESCO. (2003). The Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage.
Taylor, J. (2015). “Embodiment Unbound: Moving beyond Divisions in the Understanding and Practice of Heritage Conservation.” Studies in Conservation, 60 (1), 65–77.
Smith, L. (2006). Uses of Heritage. Abingdon: Routledge.
McClelland, A., Peel, D., Hayes, L., & Mongomery, I. (2013): A values based approach to heritage planning: raising awareness of the dark side of destruction and conservation. Liverpool University Press. DOI: 10.38.28/tpr.2013.31.
Mason, R. (2006). “Theoretical and Practical Arguments for Values-centered Preservation.” CRM: The Journal of Heritage Stewardship,3 (2), 21–48.
Torre, M. (2013). Values and Heritage Conservation. Heritage & Society, 60 (2), 156-166.
Jameson, J. H. (2008). ‘Presenting Archaeology to the Public, Then and Now: An Introduction’, in G. Fairclough, R. Harrison, J. H. Jameson, Jr. and J. Schofield (eds), The Heritage Reader, London and New York, Routledge, 427–56.
Jokilehto, J. (1999). A History of Architectural Conservation. Oxford: Butterworth Heinemann.
Martokusumo, W. (2011). The notion of authenticity revisited a search for urban heritage conservation approach, Jurnal Tata Loka, 13 (3), Planologi Universitas Diponegoro.
Gibson, L & Pendlebury, J. (2009). Introduction: valuing historic environments”, in Gibson, L and Pendlebury, J. (Eds),Valuing Historic Environments, Ashgate Publishing, Surrey and Burlington, VT, 1-16.
Lennon, J. L. & Taylor, K. (eds). (2012). Managing Cultural Landscapes. London: Routledge.
Viñas, M, S. (2005). Contemporary Theory of Conservation. Oxford: Elsevier Butterworth-Heinemann.
Wells, J.C. (2010). Valuing Historic Places; Traditional and Contemporary Approaches.
Nasser, N. (2003). Planning for urban heritage places: Reconciling conservation, tourism, and sustainable development, Journal of Planning Literature, 17 (4), Sage Publications.
Feilden, B. (2003). Conservation of historic buildings. Oxford: Elsevier.
Orbasli, A. (2008). Architectural Conservation. UK, USA and Australia: Blackwell Publishing.
Waterton, E., & Smith, L. (2009). Heritage, Communities and Archaeology: Duckworth Debates in Archaeology. London, UK: Gerald Duckworth and Co.
Fredheim, L.H & Khalaf. (2016). The significance of values: heritage value typologies re-examined, International Journal of Heritage Studies.
Meskell, L. (2002). The Intersections of Identity and Politics, in Archaeology Annual Review of Anthropology, 31, 279-301.
Creswell, J. W. (2009). Research Design: qualitative, quantitative, and mixed Methods Approaches. SAGE Publications, Inc
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Zya Dyena Meutia, Roos Akbar, Denny Zulkaidi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




