Binanga Edu-Eco Park: Konsep Taman Edukasi untuk Meningkatkan Kepedulian Lingkungan dan Pengembangan Objek Wisata Pantai Putra Deli

Authors

  • Yogi Nikman Universitas Negeri Medan
  • Irma Novrianty Nasution Universitas Negeri Medan
  • Rizki Anggraini Universitas Negeri Medan
  • Harum Sekar Prativi Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.8.d036

Keywords:

ekosistem, objek wisata, pantai, taman edukasi

Abstract

Sebagian besar wilayah di Indonesia merupakan perairan. Salah satunya adalah Pantai Putra Deli yang berada di kecamatan Pantai Labu, kabupaten Deli Serdang, provinsi Sumatra Utara. Pantai Putra Deli memiliki berbagai potensi, salah satunya sebagai objek wisata. Namun, pesona Pantai Putra Deli sekarang sedang mengalami penurunan yang diakibatkan oleh banyaknya sampah pantai. Hal ini semakin memburuk dengan kurangnya peran pemerintah dalam upaya pengelolaan objek pariwisata serta kesadaran masyarakat sekitar akan kebersihan di wilayah Pantai Putra Deli yang cukup rendah sehingga menyebabkan daya tarik wisatawan menurun. Pada karya tulis ini dipaparkan mengenai solusi terhadap permasalahan tersebut, yakni melalui Binanga Edu-Eco Park. Metode penulisan menggunakan studi literatur serta analisis data dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan komparatif. Konsep Binanga Edu-Eco Park ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi para wisatawan, meningkatkan kesadaran dan jiwa peduli akan kebersihan, sehingga objek pariwisata Pantai Putra Deli dapat membaik.

References

Baskara, M. (2011). Prinsip Pengendalian Perancangan Taman Bermain Anak di Ruang Publik. Jurnal Lanskap Indonesia, 3, 27-34.

Dahuri, R. (2001). Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir Secara Terpadu. Jakarta : Pradnya Paramita.

Fahrudin, A., dkk. (2008). Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir. Jakarta : Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Lauren, G.M. (2012). Desain Taman Lingkungan untuk Anak Usia Sekolah Dasar di Cluster Callysta Permata, Perumahan Permata Bintaro, Tangerang Selatan. Diakses dari http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/61159.

Lewaherilla, N.E. (2002). Pemanfaatan Potensi Wilayah Pesisir dan Lautan. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

M. Simandalahi. (2016). Kamus Batak. Diakses dari http://www.kamusbatak.com/kamus ?teks=binanga&bahasa=batak&submit=Terjemahkan.

Mandagi, A. U. G. (2013). Perancangan Taman Edukasi Lingkungan untuk Anak- anak di Situ Cikaret, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Diakses dari

http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/66082.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No: 05/PRT/M/2008 Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan. (2008). Direktorat Jenderal Penataan Ruang Departemen Pekerjaan Umum.

Primyastanto, M., R. P. Dewi, E. Susilo. (2010). Perilaku Perusakan Lingkungan Masyarakat Pesisir dalam Perspektif Islam. Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari, 1, 1-11.

Sitepu, A. C., Yunasfi, A. Muhtadi. (2016). Kajian Kesesuaian Ekowisata Mangrove Di Pantai Putra Deli Desa Denai Kuala Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatra Utara. Jurnal Aquacoastmarine.

Sodiq, M. (2014). Ilmu Kealaman Dasar. Jakarta : Kencana Prenadamedia Group.

Supardi, I. (2003). Lingkungan Hidup dan Kelestariannya. Bandung : Alumi.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. (2009). Lembaran Negara Republik Indonesia. Jakarta.

Wulandari, R. (2016). Metode Kunjungan Lapangan Untuk Menanamkan Kepedulian Terhadap Lingkungan Hidup. Jurnal Pedagogia, 5, 67-80.

Downloads

Published

2019-12-20