Teknologi Tepat Guna: Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Terapung (PLTMHT)
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.6.d077Keywords:
mikro hidro, pembangkit listrik, teknologi, tepat guna, terapungAbstract
Energi mempunyai peran yang sangat penting dalam pencapaian tujuan sosial, ekonomi dan lingkungan untuk pembangunan berkelanjutan serta merupakan pendukung bagi kegiatan ekonomi nasional. Penggunaan energi di Indonesia meningkat pesat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan pertambahan penduduk. Sedangkan akses ke energi yang handal dan terjangkau merupakan prasyarat utama untuk meningkatkan standar hidup masyarakat. Untuk itulah maka sangat layak jika dikembangkan teknologi PLTMH agar dapat memenuhi kebutuhan listrik di daerah pedesaan atau di daerah pedalaman yang terpencil ataupun di pulau-pulau yang memiliki aliran sungai kecil. Berdasarkan persoalan krisis energi listrik dan kebutuhan energi yang terus meningkat dan sumber daya air yang sangat melimpah, maka potensi ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Salah satunya dengan membuat Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Terapung (PLTMHT) untuk memenuhi kebutuhan listrik dengan pemanfaatan sumber aliran air yang kecil. Rancangan PLTMHT yang akan di desain adalah sebuah rancangan yang diharapkan bisa memenuhi komsumsi daya skala kecil terutama pada konsumen rumah tangga dipedesaan. Untuk itulah maka PLTMHT yang didesain adalah merupakan tekonologi yang memanfaatkan energi aliran air sungai yang memiliki kapasitas aliran yang tidak terlalu besar antara 0.5-3.0 m/s dengan level kedalaman kincir yang tercelup dalam air antara 15-25 cm dengan kapasitas daya yang direncanakan sebesar 450 VA.
References
Nuayi, A. W. (2013). Peningkatan Absorbsi Foton Pada Film Tipis Semi Konduktor BaxSr1-xTiO3 dengan menggunakan kristal fotonik, tesis magister departemen fisika, fakultas matematikan dan ilmu pengetahuan alam ipb.
Arismunandar, A., & Kuwahara, S. (2004). Buku Pegangan Teknik Tenaga Listrik I, PT. Pradnya Paramita, Jakarta.
Bhaskar, D. R., Senani, R,. & Singh, A. K. (2010). Linear sinusoidal VCOs: New Configurations Using Current-Feedback-Op-Amp, International Journal of Electronics, 97, (3), March 2010.
BPS Maluku Utara. (2017). Maluku Utara Dalam Angka, BPS Maluku Utara, Ternate.
Deflai, Prolt, M., & Marcoux. (2008). A Study On Flow Evaporation Of Liquids In Dual Porosity Porous Medium Using Square Network Model, International Journal Of Heat and Mass Transfer.
Edy & Evrianto, dkk. (2008). Optimal Alokasi Kapasitor pada Jaring Tenaga Listrik Menggunakan Artificial Imun Sistem Dengan Metode Negative Selection, Makalah Seminar Nasional Pascasarjana VIII ITS, Surabaya.
Harun, N. (2011). Perancangan Pembangkit Listrik, IKPP-UNHAS, Makassar.
Linsley & Ray, K. (1991). Teknik Sumber Daya Air, Erlangga, Jakarta.
Maitra & Gitin,M. (2001). Handbook of Gear Design Second Edition, Mcgraw-hill Publishing Company Limited, New Delhi.
Manjang & Salama. (2013). Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Propinsi Maluku Utara, Laporan Akhir (Tidak Dipublikasikan), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Univ.Hasanuddin (Unhas), Makassar.
M. Enhessari et. al. (2011). Synthesis And Characterization Of Barium Strontium Titanate (BST) micro/nanostructures Prepared By Improved Methods, International Journal of Nano Dimension.
Patty, O. (1995). Tenaga Air, Erlangga, Jakarta.
Sularso (1997). Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin, PT.Pradnya Paramita.
Umar, dkk. (2013). Teknologi Proses Produksi Sensor Cahaya Untuk Pengembangan Robotik Berbasis Teknologi Lapisan Tipis Bahan Ferroelektrik Barium Stronsium Titanat (Ba0,5Sr0,5TiO3), Laporan Akhir Peneliltian Pekerti (Tidak Dipublikasikan), LPPM, Univ.Khairun, Ternate.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Muh. Muzni Harbelubun, Sherly Asriany, Nam Rumkel

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




