Pemberdayaan Cincau Hijau dan Jahe sebagai Minuman Milenial di Desa Wisata Kampung Lawas Maspati Kota Surabaya

Authors

  • Rachmawati Novaria Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Awin Mulyati Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Sri Puji Lestari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Suko Istijanto Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.6.d098

Keywords:

Cincau hijau dan jahe, minuman milenial, icon desa wisata

Abstract

Kawasan Kampung Lawas Maspati menjadi daya tarik desa wisata Kota Surabaya, kawasan dikenal karena memiliki rumah-rumah kuno yang terpelihara dengan baik, lengkap dengan suasananya yang hijau dan bersih, mereka lakukan dengan menanam berbagai tanaman yang di tanam di pot dan ada disetiap rumah warganya. Edukasi ecopreneurship/bisnis hijau, yaitu memanfaatkan tanaman toga yang ditanam warga dihalaman rumahnya bisa dioleh menjadi minuman yang menyehatkan dan selain bermanfaat bagi kesehatan, bisa juga menjadi satu usaha yang bisa dijual pada saat wisatawan berkunjung kesana. Cincau hijau dan jahe yang bisa diolah dan dikembangkan menjadi minuman milenial yang disukai oleh anak-anak muda dan masyarakat. Harapannya cincau hijau bisa menjadi icon dan meningkatkan perekonomian masyarakat Kampung Lawas maspati dan di branding dengan nama yang menjual seperti green cincau ginger (GCG) .

References

Permadi, A. G. (2011). Menyulap Sampah Jadi Rupiah. Jakarta : MUMTAZ Media, hal. (7).

Ashe, J. W. (2015). Tourism investment as a tool for development and poverty reduction. The experience in Small Island Developing States (SIDS).

Alma, B. (2010). Kewirausahaan. Bandung : Alfabeta, hal. (33).

Murniningtyas, E. (2014). Prakarsa Strategis Pengembangan Konsep Green Economy. Jakarta : DEPUTI Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup. Hal. (102).

Isaak, R. (1998). Green. Logic: Ecopreneurship, Theory and Ethics, Sheffield, UK: Greenleaf Publishing; West Hartford, CT: Kumarian Press, hal (56).

Annals of New York Academy of Sciences.

https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/6-manfaat-jahe-bagi-kesehatan/ (12 Agustus 2019)

(Online) http://www.sidsnet.org/docshare/tourism/20051012163606_tourism-investment-and-SIDS_Ashe.pdf (Februari 20 2008)

(Online) https://elissafinapasha.wordpress.com/category/kumpulan -artikel-pegunungan-dijawa/

McElroy, J. L. (2006). Small island tourist economies across the life cycle. Asia Pacific Viewpoint, 47 (1), 61-77.

(Online) http://viewcomputer.com/kewirausahaan-kangamin. (25 Nopember 2015).

Suryana. (2006). Kewirausahaan. Jakarta: Salemba Empat, hlm. 2.

Torres & Momsen (2015). Tourism and Agriculture: New Geographies of Consumption, Production and Rural Restructuring, Taylor & Francis.

Downloads

Published

2019-12-20