Pengaruh Iklim terhadap Bentuk dan Material Rumah di Permukiman Pesisir Pulau Lakkang Kota Makassar

Authors

  • Nurul Nadjmi Universitas Hasanuddin
  • Tias Dwi Kurnia Universitas Hasanuddin
  • Virtuous Pongtengko Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.8.e041

Keywords:

bentuk rumah, material rumah, pengaruh iklim, permukiman pesisir, Pulau Lakkang

Abstract

Iklim memiliki banyak unsur di dalamnya yang sangat berpengaruh bagi kehidupan, keberlangsungan hidup manusia sehari-hari serta bermanfaat bagi penerapannya terhadap arsitektur. Iklim sangat berpengaruh bagi arsitektur suatu bangunan, salah satunya adalah pengaruh iklim terhadap bahan. Selain itu, material suatu bangunan sangat dipengaruhi oleh iklim lingkungan setempat. Sehubungan dengan hal tersebut peneliti tertarik untuk meneliti material bangunan apa yang digunakan dan bagaimana bentuk rumah serta orientasi bangunan yang ada di Pulau Lakkang dengan melihat dari keadaan iklim yang terjadi di Pulau Lakkang. Dari hasil analisis di dapatkan Iklim tropis di Pulau Lakkang cukup berpengaruh terhadap bentuk atap dari rumah-rumah di Pulau Lakkang, begitu juga dengan material yang digunakan berpengaruh dengan iklim karena material pada bangunan tidak bisa sembarang digunakan harus sesuai dengan iklim di lingkungan setempat.

References

Budiharjo, E. (1987). Percikan Masalah Arsitektur Perumahan Perkotaan. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Rapoport, A. (1969). Asal Usul Kebudayaan Permukiman Dalam Pengantar Sejarah Perencanaan Kota (Kumpulan Karangan). Penerbit: Intermetra, Bandung.

Doxiadis, C. A. (1968). Ekistics: An Introduction to the Science of Human Settlements. 527. New York : Oxford University Press

Ernawi, I. S. (2012). Pengembangan Permukiman Di Kawasan Pesisir Dan Kawasan Di Atas Air Dalam Perspektif Penataan Ruang. Direktorat Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum.

Kodoatie, R. J., & Sjarief, R. (2010). Tata Ruang Air. ANDI Yogyakarta.

Koentjaraningrat (1998). Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Penerbit: Djambatan, Jakarta.

Ishak, T. M. (2011). Nilai-Nilai Arsitektur Kearifan Lokal (Local Wisdom) di Bulutana Kecamatan Tinggi Moncong Kabupaten Gowa. Jurnal Forum Bangunan, 2 (9). Juli 2011. Universitas Negeri Makassar.

Moloeng, L. J. (1996). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Downloads

Published

2019-12-20