Estetika Lingkungan Bantaran Sungai Banjirkanal Barat Semarang
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.6.a001Keywords:
bantaran, estetika, lingkungan, sungaiAbstract
Banjirkanal Barat adalah nama sungai yang mengalir dan membelah kota Semarang dan bermuara di laut Jawa. Pada awalnya, sungai tersebut kotor dan mengganggu keindahan kota, tetapi setelah di normalisasi menjadi bersih dan indah, apalagi dilengkapi dengan fasilitas olahraga dan rekreasi untuk masyarakat. Untuk mengetahui sampai dimana minat atau tanggapan masyarakat terhadap keindahan dan fungsi seting tersebut, maka diadakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif dengan memakai landasan teori estetika lingkungan. Sistem probability sample , yaitu semua popu-lasi dalam penelitian dianggap sama, baik latar belakang sosial, ekonomi maupun usia dipakai dalam penelitian ini, sedangkan metode pengambilan data memakai kuesioner dengan sampel yang diambil dari sebagian populasi. Analisa data kualitatif, digunakan untuk membahas hasil kuesioner dengan bantuan statistik deskriptif. Hasilnya merupakan keadaan atau mendeskripsikan keadaan seting ter-sebut, baik yang bersifat tangible maupun intangible.
References
Hakim, R. (1987). Unsur Perancangan dalam Arsitektur Lansekap, Jakarta, Bina Aksara.
Halim, D. (2005). Psikologi Arsitektur. Jakarta.Grasindo.
Halim, D. K. (2008). Psikologi Lingkungan Perkotaan. Jakarta: Bumi Aksara.
Laurens, J. M. (2004). Arsitektur dan Perilaku Manusia. Jakarta: Grasindo
Sugiyono (2012). Memahami Penelitian Kualitatif, CV Alfabeta, Bandung.
Sarwono, W. S. (1992). Psikologi Lingkungan, Gramedia, Jakarta.
Widodo, Erna., & Mukhtar. (2000). Konstruksi ke arah Penelitian Deskriptif, Avyrous, Yogyakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2017 Supriyono, MD Nestri Kiswari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




