Sistem Kendali Kestabilan Struktur Bangunan Rumah Nusantara, Adat Istiadat Berbuah Ilmu
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.12.b033Keywords:
iklim mikro, gempa bumi, sistem kendaliAbstract
Indonesia dikaruniai banyak ragam arsitektur berupa rumah-rumah adat yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara. Meski memiliki banyak keragaman namun jika diamati secara sekilas rumah-rumah adat tersebut memiliki benang merah. Dari keragaman tersebut sebenarnya memiliki aspek-aspek yang menentukan keberadaan bangunan namun berbeda karakter, salah satunya adat istiadat yang dilakanakan secara turun temurun yang akhirnya melahirkan ilmu lokal unik. Satu sisi guna menyelesaikan aspek iklim mikro maka konsep pernaungan digunakan dalam penerapan pada bangunan-bangunan dengan bentuk atap menjulang dan besar dibagian atas. Disi lain penyelesaian bangunan yang memenuhi aspek kegempaan menuntut kesetabilan bangunan dengan besar dibagian bawah. Jelas kedua pernyataan tersebut bertolak belakang namun dapat menyatu membentuk struktur bangunan yang memenuhi kedua aspek yag bertentangan. Berdasarkan ragam permasalahan dan solusi maka dalam konsep struktur bangunan selalu ada sistem kendali kesetabilan bangunan pada bagian struktur bangunan yang masing-masing tempat pulau kota daerah berbeda-beda.
References
Frick, H., & Purwanto, L. M. F. (1998). Sistem bentuk struktur bangunan dasar-dasar konstruksi dalam arsitektur. Kanisius.
Idham, N. C. (2014). Prinsip-prinsip Desain Arsitektur Tahan Gempa. Penerbit Andi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ch. Koesmartadi, Muhhamad Kusyanto , B. Resti Nurhayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




