Kearifan Lokal Rumah Folajiku Sorabi Sebagai Model Desain Rumah Ramah Gempa dan Lingkungan di Maluku Utara
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.12.d009Keywords:
kearifan lokal, Folajiko Sorabi, model desain, ramah gempaAbstract
Program mitigasi bencana (disaster mitigation) telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia sebagai Rencana Strategi Nasional pada Kabinet Presiden Joko Widodo. Salah satunya adalah gempa bumi yang menjadi fenomena dan isu nasional di seluruh Indonesia. Salah satu provinsi yang rawan gempa adalah Maluku Utara. Banyak rumah yang hancur akibat gempa bumi, namun sampai saat ini belum pernah ada rumah yang didesain dengan konsep ramah gempa dan ramah lingkungan, padahal Maluku Utara sangat kaya dengan kearifan lokal. Arsitektur Folajiko Sorabi adalah salah satu rumah yang menerapkan konsep kearifan lokal. Teknologi lokal dan kearifan lokal ini memiliki nilai-nilai arsitektural yang sangat kaya dan unik, dan belum diteliti seluruhnya oleh PEMDA Maluku Utara. Hal inilah yang melatarbelakangi dilakukannya penelitian tentang Kearifan Lokal Rumah Folajiko Sorabi sebagai Model Desain Rumah Ramah Gempa dan Lingkungan di Maluku Utara. Tujuan penelitian ini untuk menjembatani program pemerintah dalam upaya antisipasi bahaya gempa sekaligus solusi tentang model desain rumah yang ramah terhadap gempa dengan memanfaatkan kearifan lokal dan teknologi lokal. Lokasi penelitian merupakan studi kasus (case study) dengan fokus pada satu kampung, yaitu Kampung Gurabunga yang berada di Kecamatan Tidore dengan ketinggian 860 mdpl dan berada di kaki Gunung Kie Matubu, Provinsi Maluku Utara. Kampung tersebut dipilih karena merupakan kampung tempat rumah Folajiko Sorabi berada. Penelitian menggunakan metode pendekatan deskriptif-kualitatif, dengan cara mengobservasi dan menggali informasi tentang kondisi Folajiko Sorabi di Kampung Gurabunga. Informan yang akan diwawancarai yakni Kepala Kampung/Desa, Camat, tokoh masyarakat, Karang Taruna, dan masyarakat untuk memperoleh data fisik maupun non fisik sebagai bahan untuk membuat model desain rumah tinggal ramah gempa yang akan menjadi prototype pada daerah rawan gempa lainnya di Provinsi Maluku Utara.
References
Cahyandari, G. O. I. (2017). TATA RUANG DAN ELEMEN ARSITEKTUR PADA RUMAH JAWA DI YOGYAKARTA SEBAGAI WUJUD KATEGORI POLA AKTIVITAS DALAM RUMAH TANGGA. Jurnal Arsitektur KOMPOSISI, 10(2). https://doi.org/10.24002/jars.v10i2.1064
Kamurahan, S. R. (2018). Struktur dan Konstruksi Rumah Panggung Masyarakat Kampung Jawa Tondano (Jaton) di Tinjau Dari PrinsipPrinsip Bangunan Tahan Gempa. MEDIA MATRASAIN, 15(1), 1–8. https://doi.org/https://doi.org/10.35793/matrasain.v15i1.21183
Ortega, J., Vasconcelos, G., & Correia, M. (2014). An overview of the seismic strengthening techniques traditionally applied in vernacular architecture. 9th International Masonry Conference, Guimarães, Portugal.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 19 / Prt / M / 2006 Tentang Pedoman Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Rumah Pasca Gempa Bumi Di Wilayah Provinsi D.I. Yogyakarta Dan Provinsi Jawa Tengah (2006).
Prihatiningrum, A., Ramawangsa, P. A., & Bahri, S. (2020). Karakter Bentuk Hunian Suku Rejang Di Daerah Rawan Gempa (Studi Kasus: Desa Gunung Alam, Kabupaten Lebong). ARSITEKTURA, 18(1), 84. https://doi.org/10.20961/arst.v18i1.40786
Prihatmaji, Y. P. (2007). PERILAKU RUMAH TRADISIONAL JAWA “JOGLO” TERHADAP GEMPA. DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment), 35(1). https://doi.org/10.9744/dimensi.35.1.1-12
Prihatmaji, Y. P., Pramono, W. B., & Nugroho, C. A. (2013). Penyuluhan Bangunan Rumah Tahan Gempa Sebagai Optimalisasi Mitigasi Gempa Bumi. Jurnal Inovasi Dan Kewirausahaan, II(3).
Rapoport, A. (1969). House Form and Culture. Prentice-Hall.
Rinaldi, Z., Purwantiasning, A. W., & Dewi Nur’aini, R. (2015). Analisa Konstruksi Tahan Gempa Rumah Tradisional Suku Besemah Di Kota Pagaralam Sumatera Selatan. PROSIDING “Seminar Nasional Sains Dan Teknologi” , November.
Standar Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung SNI 03-1726-1989 (2002).
Tarigan, R. (2016). Arsitektur Vernakular Berbasis Arsitektur Tradisional: Menuju Arsitektur Lokal Yang Berkelanjutan. Tesa Arsitektur, 14(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Sherly Asriany, Utdin Furqon Amali, Anthonius F. Raffel

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




