Konsep Kawasan Wisata Kampung Naga Menuju Arsitektur Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.12.e023Keywords:
Kampung Naga, desain arsitektur, material struktur, vernakularAbstract
Kampung Naga adalah perkampungan adat tradisional Sunda yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Jawa Barat. Kampung Naga terletak sekitar 25 Km dari Kota Garut dan 32 Km dari Kota Tasikmalaya. Kota ini ditetapkan sebagai Kampung Sunda, yang masyarakatnya menjunjung tinggi peradaban tradisi leluhur. Kepatuhan kearifan lokal mengharuskan masyarakat santun ramah, saling menghargai dan ramah terhadap orang asing. Dengan pola kehidupan masyarakat Sunda terbentuk pola-pola hunian rumah yang secara arsitektur tertata apik dengan rumah-rumah saling berhadapan. Rumah-rumah membentang timur-barat dengan pola pintu menghadap utara-selatan dan Kampung Naga dijadikan kampung adat Sunda. Urgensi dari penelitian ini adalah sejauh mana menghadapi tantangan peradaban adat istiadat warisan leluhur budaya masih bertahan terhadap pengaruh dari luar pada Kampung Naga sehingga menjadikan Kawasan wisata berkelanjutan dengan tetap. Kawasan pariwisata berarsitektur berkelanjutan adalah sebuah konsep dalam bidang arsitektur untuk mendukung konsep berkelanjutan yaitu dengan mempertahankan sumber daya alam agar berumur lebih lama yang dihubungkan dengan potensi sumber alamnya. Tetapnya pola tatanan arsitektur yang terjaga sampai sekarang. Penulisan ini ditujukan untuk mengetahui latar belakang sejarah Kampung Naga, mengetahui desain arsitektur yang didasari teori pola ruang serta matrial yang digunakannya di perkampungan rumah Kampung Naga, dan untuk mengkaji potensi sejarah budaya dan ekonomi setempat dengan menggunakan metode kualitatif, studi kasus, sejarah, dan wawancara. Setelah data terkumpul akan diseleksi, dianalisis, serta diinterprestasikan. Dengan demikian, tujuan penulisan ini juga untuk menghasilkan luaran Kampung Naga sebagai sebuah desa kawasan wisata yang terus mengedepankan arsitektur berkelanjutan.
References
Bella, S., Amrullah, M. J., Wahyuono, T., Tobing, U. A., Putri, A., Farida, H., Ferdiansyah, M., & Kurnianto, F. A. (2022). Kearifan Lokal Masyarakat Kampung Naga Dalam Pelestarian Lingkungan Hidup. MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI, 5(2). https://doi.org/10.19184/pgeo.v5i2.35620
Cresswell, J. W., & Cresswell, J. D. (2014). Research design : qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications, Inc.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Hantonny Hindrajit, Uras Siahaan, M. Maria Sudarwani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




