Kajian Teoritis Resor Berbasis Pelestarian Alam (Studi Kasus Desa Aek Libung)
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.12.e001Keywords:
desain resor, ekonomi lokal, keanekaragaman budaya, pariwisata, pelestarian alamAbstract
Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki potensi wisata alam dan budaya yang tinggi, namun fasilitas di objek wisata unggulan seperti air terjun Aek Sijorni masih belum memadai. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep perancangan resor berbasis pelestarian alam yang mengintegrasikan prinsip lanskap budaya (cultural landscape) dan kearifan lokal masyarakat Desa Aek Libung. Metodologi yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, dan studi kasus resor sejenis di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saujana dalam desain resor mampu mendukung pelestarian lingkungan, memperkuat identitas budaya lokal seperti tradisi Tor-tor dan Mangalomang, serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model resor ekowisata berbasis nilai-nilai lokal sebagai strategi pembangunan pariwisata yang lestari dan peningkatan perekonomian masyarakat lokal dapat berkembang secara berkelanjutan.




