Komparasi Standar dan Regulasi Terkait Ventilasi Alami di Iklim Tropis
DOI:
https://doi.org/10.32315/ti.12.f001Keywords:
bangunan berkelanjutan, regulasi, standar, tropis, ventilasi alamiAbstract
Potensi untuk mengurangi kelembapan udara dan polutan dalam ruangan untuk kualitas udara dalam ruangan (IAQ) dan toleransi kenyamanan termal dengan kecepatan angin dalam ruangan, menjadikan ventilasi alami solusi yang tepat untuk mencapai kualitas lingkungan dalam bangunan (IEQ) yang berkelanjutan di negara tropis, khususnya dalam mengurangi konsumsi energi pada bangunan. Pengadopsiannya secara tepat dalam aturan bangunan menjadi penting, terutama jalur pelaksanaan aturan (perskriptif dan performatif) dalam perwujudan bangunan berkelanjutan dan hemat energi (avoid, shift, control). Maka dari itu, studi mengenai aturan terkait ventilasi alami dilakukan di negara beriklim tropis, dan negara dengan daerah beriklim tropis sebagai pembanding. Ditemukan bahwa regulasi terkait IEQ yang mengadopsi ventilasi alami masih terbatas di besarnya bukaan, dimensi ruang dan arah angin yang bersifat perskriptif. Adapun parameter performa, khususnya untuk kenyamanan termal (Adaptive comfort temperature) dan IAQ (ACH) untuk ventilasi alami mulai diaplikasikan dan didetailkan berdasarkan kegiatan, namun masih terbatas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Setianingtyas Permatasari, Amalia Nurjannah, Andhang Rakhmat Trihamdani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




