Komparasi Standar dan Regulasi Terkait Ventilasi Alami di Iklim Tropis

Authors

  • Setianingtyas Permatasari R&D Center YKK AP Indonesia
  • Amalia Nurjannah R&D Center YKK AP Indonesia
  • Andhang Rakhmat Trihamdani R&D Center YKK AP Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.12.f001

Keywords:

bangunan berkelanjutan, regulasi, standar, tropis, ventilasi alami

Abstract

Potensi untuk mengurangi kelembapan udara dan polutan dalam ruangan untuk kualitas udara dalam ruangan (IAQ) dan toleransi kenyamanan termal dengan kecepatan angin dalam ruangan, menjadikan ventilasi alami solusi yang tepat untuk mencapai kualitas lingkungan dalam bangunan (IEQ) yang berkelanjutan di negara tropis, khususnya dalam mengurangi konsumsi energi pada bangunan. Pengadopsiannya secara tepat dalam aturan bangunan menjadi penting, terutama jalur pelaksanaan aturan (perskriptif dan performatif) dalam perwujudan bangunan berkelanjutan dan hemat energi (avoid, shift, control). Maka dari itu, studi mengenai aturan terkait ventilasi alami dilakukan di negara beriklim tropis, dan negara dengan daerah beriklim tropis sebagai pembanding. Ditemukan bahwa regulasi terkait IEQ yang mengadopsi ventilasi alami masih terbatas di besarnya bukaan, dimensi ruang dan arah angin yang bersifat perskriptif. Adapun parameter performa, khususnya untuk kenyamanan termal (Adaptive comfort temperature) dan IAQ (ACH)  untuk ventilasi alami mulai diaplikasikan dan didetailkan berdasarkan kegiatan, namun masih terbatas.

Downloads

Published

2024-12-20