Desain Ruang Terbuka Hijau pada Fasilitas Pendidikan Satwa Bandung Reptile Park & Gallery

Authors

  • Naufal Insan Universitas Komputer Indonesia
  • Firman Irmansyah Universitas Komputer Indonesia
  • Tri Widianti Natalia Universitas Komputer Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32315/ti.11.a007

Keywords:

ruang terbuka hijau, kota, ekologis, satwa, pendidikan

Abstract

Ruang terbuka hijau merupakan hal yang penting bagi sebuah kota, yang tentunya membawa manfaat ekologi, sosial, dan ekonomi. Kepadatan penduduk yang semakin meningkat membuat Kota Bandung semakin padat dan panas. Tujuan pemanfaatan ruang terbuka hijau sebagai sarana edukasi satwa adalah untuk membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan fasilitas perkotaan, fasilitas pendidikan, dan meningkatkan ekologi perkotaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui survei lapangan dan wawancara. Oleh karena itu, perencanaan kota harus mengutamakan konservasi dan pengelolaan ruang hijau untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang seimbang dan berkelanjutan.

References

Dewiyanti, D. (2014). Ruang Terbuka Hijau Kota Bandung

Susanti, A. & Natalia, T.W. (2018). Public Space Strategic Planning Based On Z Generation Preferences.

Abioso, W.S. (2019). Invisible in Architecture Confront the Green Architecture

Soegoto, S.H & Abioso, W.S. (2018). Application of Green Building Concept in The Basement Area of

Indonesia Computer University.

Bimantoro, D., Dewiyanti, D., Aditya, N.C., & Natalia, T.W. (2022). Studi Konsep Pendekatan Placemaking Pada Perancangan Ruang Publik M Bloc Space, Jakarta Selatan.

Downloads

Published

2023-12-20